Rabu, 04 Desember 2013

MACAM-MACAM SYAHADAT


syahadat ada 6 : bunyi syahadatnya beda tapi substansinya sama saja
1. SAHADAT ADAM
Rasul yang pertama adalah nabi adam bunyi sahadatnya begini:
ASHADU ALA ILAHA ILLALLAH WA ASHADU ANNA ADAM KHALIFATULAH.
PERINTAH TUHAN: hai adam kamu adalah utusan ku. Kamu jangan mempunyai keinginan ma’rifat kepada ku.
WALLAHU BATINUL INSAN AL INSANNU DOHIRULLAH.
Artinya: ketahuilah wujud kamu. Kenallah diri kamu. Wujud kamu adalah keadaan wujud aku. Hai! Adam setelah kamu memahami dan mengerti wujud kamu adalah wujud aku. Sekarang kamu harus sholat dua raka’at. Maka sholatlah adalah agar kamu menerima kebaikan.
2. SAHADAT NUH
Rasul yang ke dua adalah nabi nuh sahadatnya adalah begini:
ASHADU ALLA ILAHA ILLALLAH WA ASHADU ANNA NUH HABIBBULLAH.
PERINTAH TUHAN: Hai nuh kamu adalah utusan kami. Kamu jangan berkeinginan ma’rifat kepada kami.
Dalilnya SAMA-SAMI’AN. Kenallah pendengaran kamu. Pendengaran kamu adalah kenyataan pendengaran kami. Tapi sekarang kamu Nuh harus sholat di waktu zuhur empat raka’at dan kamu harus menerima di berikan dua kuping, dua mata. Begitulah sebabnya sholat zuhur empat raka’at.
3. SAHADAT IBRAHIM
Rasul yang ke tiga adalah nabi ibrahim sahadatnya adalah begini:
ASHADU ALLA ILAHA ILLALLAH WA ASHADU ANNA IBRAHIM KHALILULLAH.
PERINTAH TUHAN: Hai ibrahim kamu adalah utusan kami.kamu jangan berkeinginan ma’rifat kepada kami.
Dalilnya (BASYAR dan BASIRON) Ketahuilah penglihatan kamu. Penglihatan kamu adalah kenyataan penglihatan kami. Kamu harus sholat asar empat raka’at dan kamu harus menerima di berikan dua mata, dua tangan. Begitulah sholat asar wajib kepada umat umatnya.
4. SAHADAT ISA
Rasul yang ke empat adalah nabi isa sahadatnya adalah begini:
ASHADU ALLA ILAHA ILALLAH WA ASHADU ANNA ISA ROKHULLAH.
PERINTAH TUHAN: Hai isa ketahuilah bahwa nafas kamu adalah kenyataan hidup aku. Dan kamu harus sholat tiga raka’at di waktu magrib dan kamu harus mengerti bahwa kamu telah di berikan dua lubang hidung dan nafasnya. Begitulah sebabnya fardu sholat magrib tiga raka’at.
5. SAHADAT MUSA
Rasul yang ke lima adalah nabi musa sahadatnya begini: (kata hidup kita kepada suaranya).
ASHADU ALLA ILAHA ILLALLAH WA ASHADU ANNA MUSA KALAMMULLAH.
PERINTAH TUHAN: Hai Musa kamu adalah utusan kami. Kamu jangan berkeinginan ma’rifat kepada kami. Kenalilah ucapan kamu. Ucapan kamu adalah kenyataan ucapan Ku.
Dalilnya KALAM-MUTAKALIMAN tapi kamu sekarang harus sholat empat raka’at di waktu Isya dan kamu harus menerima di berikan depan, belakang, kanan, kiri. Begitulah sebabnya fardu sholat isa empat raka’at.
6. SAHADAT MUHAMMAD
Rasul yang ke enam adalah nabi muhammad. sahadatnya adalah begini:
ASHADU ALLA ILAHA ILALLAH WA ASHADU ANNA MUHAMMADDARASULLULLAH.
PERINTAH TUHAN: Hai muhammad kamu adalah utusan kami. Sekarang kamu harus tajali. Kamu harus ma’rifat kepada kami sebab kamu adalah yang paling dekat kepada kami.
Dalilnya: AL INSANNU SIRRI WA ANNA SIRRUHU. artinya: Muhammad! rasa kamu adalah rasa kami. Maka pangkat mu Rasullulah. rasa kamu-rasa kami. Sekarang kamu adalah kekasih kami. Ini kami memberi cara untuk mendekatkan diri kepada kami.

JAMUS KALIMU SODO


JAMUS KALIMO SODO

Papat kalima pancer merupakan sebuah wacana yang perlu terus kita gali dan kita renungkan plus bertukar fikiran dengan orang-orang tua kita yang sudah mumpuni baik dari ilmu tahid dan ilmu rasanya. Menurut petunjuknya papat kalima pancer itu pusatnya ada di PANCER (yaitu lubuk hati yang paling dalam) dan PAPAT-nya adalah unsur-unsur ilahi yang kita sendiri hak untuk mendapatkannya. Karena dengan menggunakan PAPAT itu kita bisa selalu ingat kepada Allah Subhanahu wata’ala sebagai penguasa alam semesta ini.
Papat yang pertama adalah nur-nya Allah (Nurullah=Cahaya dari Allah) bias dari asma-asma Allah dan sifat-sifat Allah, tanda dari PANCER-nya yaitu dalam segala sesuatu/ gerak gerik selalu BERSERAH DIRI kepada Allah dan pengakuan kita sebagai mahluknya merasa tiada daya secara ruhani dan tiada kekuatan secara jasmani kecuali hanya Allah yang memberikan gerah hidup dan kehidupan, dan berupaya untuk selalu meng-ibadahkan segala sesuatu untuk BERIBADAH kepada Allah memohon Ridho Allah, Rahmat Allah.
Papat yang kedua adalah NUR MUHAMMAD (cahaya syafa’at yang Allah cipta untuk Hambanya (Rasulullah) yang Allah mulyakan. setelah kita berserah diri kepada Allah lewat PANCER (lubuk hati yang paling dalam) ada sebuah kelembutan sebagai sebuah rahmat yang Allah berikan kepada mahluknya agar kita tunduk dan lemah lembut kepada Allah, selalu merasa sayang kepada apapun dan siapapun sebagaimana Rasulullah mempunyai perangai yang lembut dan berahlak mulia bagi semua mahluk.
PAPAT yang ketiga yaitu MALAIKAT sebagai kendaraan untuk membawa NURULLAH dan NUR MUHAMMAD tadi kedalam diri kita pada waktu kita berserah diri kepada Allah dan mengibadahkan segala sesuatu hanya untuk Allah dan fungsi malaikat ini untuk membantu memintakan permohonan ampun mendoakan kepada kita sebagai mahluk yang lemah, banyak berbuat dosa (karena manusia tempat salah dan lupa) dan nominal mereka tidak sedikit mendukung kita dalam beribadah kepada Allah.
PAPAT yang ke empat adalah KAROMAH yaitu berisi doa-doa dari para orang sholeh terdahulu (doa dari para Rasul-rasul, Nabi-nabi, dan para Auliya serta Sholihin yang telah mendahului kita) yang oleh allah diberikan kesempatan untuk membantu mendoakan segala hajat hidup kita dalam mengarungi kehidupan didunia sebagai bekal ibadah nanti kita setelah meninggal (akhirat).
Semoga Allah mengampuni kedua orang tua kita, keluarga kita, mengampuni kita, dan orang-orang yang mempunyai hak dan kewajiban atas kita yang seiman serta mengampuni sesepuh-sesepuh kita. Semoga Allah memberikan Taufiq dan hidayah kepada kita dan mereka dan semoga kita dan mereka semua dijadikan golongan dari hamba-hamba Allah yang sholeh.
ADABEBERAPA VERSI yang menginterpretasikan JAMUS KALIMOSODO.
1. ada yang menginterpretasikan 2 kalimah syahada
2. ada yang menginterpretasikan lahirnya pancasil
3. ada yang menginterpretasikan tokoh pewayangan pandawa lima, apakah semua nya salah? tentu tidak…karena  cara pandang setiap orang tidaklah sama.

Hal yang terpenting adalah jangan sampai kita kehilangan ISI/makna dari Jamus Kalimosodo sebagai orang yang berpengertian jawa yang mendapatkan warisan dari leluhur Jawa, pengertian jamus kalimusodo secara singkat adalah:
Istilah jamus kalimosodo terdapat dalam kisah pewayangan baratayudha, suatu jamus/surat yang ada tulisannnya tentang pengertian/kawruh. “barang siapa mendapat kawruh ini ia akan menjadi raja/mempunyai kekuasaan yang besa. kitab ini dimiliki oleh prabu yudistira(samiaji) yang selalu menang dalam peperangan dan akhirnya masuk surga tanpa kematian…memiliki dalam hal ini adalah bukan saling berebut tetapi saling berebut memiliki makna.
Arti Kalimasada terdiri dari beberapa bagian:
Ka= huruf/pengejaan Ka, Lima=angka 5, Sada= lidi/tulang rusuk daun kelapa yang diartikan Selalu, Jadi kelima ini haruslah utuh(selalu 5), Kelima unsur kalimasada teridiri dari:
1.KaDonyan(Keduniawian).
ojo ngoyo dateng dunyo yang arti singkatnya adalah jangan mengutamakan hal-hal yang bersifat duniawi, kebutuhan duniawi kita kejar tapi jangan diutamakan.
2.   Ka Hewanan ( sifat binatang).
ojo tumindak kaya dene hewan, cotoh:asusila. amoral, tidak beretika dll.
3.   KaRobanan.
Ojo ngumbar hawa nafsu yang arti singkatnya jangan memelihra hawa nafsu…nafsu itu harus dikendalikan.
4.   Kasetanan.
Ojo tumindak sing duduk samestine yang arti singkatnya jangan bertindak yang tidak semestinya alias gengsi, sombong( ingin seperti Gusti), menyesatkan, berbuat licik dll.
5.   KaTuhanan.
artinya kosong
Gusti Allah iku tan keno kinoyo ngopo nanging ono yang artinya Gusti Allah tidak dapat diceritakan secara apapun tapi toh ada. Gantharwa adalah salah satunya yang diberikan “pusaka” mewarisi warisan dari leluhur Jawa. Pengertian Asli dari jamus kalimosodo diatas adalah isi murni dari pengertian sebenarnya..setiap orang boleh membungkusnya dengan bungkus apapun tetapi jangan sampai kehilangan makna aslinya, karena pengertian diatas adalah pengertian sebenarnya dari jamus kalimusodo

CARA BERTAPA



Cara Bersemadi Untuk Menemui Kembaran Diri - Ilmu Jawa

Diposkan oleh @Warkop Aremania on 13.6.12
BELAJAR ILMU JAWA. Orang yang pernah menemui kembaran diri atau sedulur papat limo pancer kakang kawah adi ari-ari pasti akan mengenal jatidiri, siapakah diri kita sebenarnya.
**********


Kepada para pembaca yang terhormat, tulisan ini telah saya pindah dari website satunya karena website tersebut dibeli orang dan pemiliknya yang sekarang ini tidak suka dengan ilmu-ilmuan. Semua artikel tentang ilmu jawa dihapus bersih, padahal nulisnya sampai kepala cenut-cenut, gkgkgk...

Sebelumnya artikel ini pernah saya suspend dari internet selama beberapa bulan karena saya khawatir banyak pembaca yang salah paham, karena ilmu-ilmu seperti ini tergolong sangat sensitif bagi kalangan masyarakat yang kurang memahami atau yang tidak mau memahami ilmu jawa.

Namun ada juga seseorang yang mengaku paranormal mengcopy artikel ini tanpa mencantumkan link sumbernya. Padahal paranormal tentunya lebih tahu, kenapa tidak menulis sendiri saja ilmunya di blog agar lebih maknyos, hahaha... Sedangkan saya sendiri bukan paranormal, melainkan seorang blogger yang suka corat-coret di internet. Akhirnya artikel ini saya publish lagi disini, namun telah saya tambahi lagi dengan beberapa tulisan agar bisa sekalian melengkapi pertanyaan-pertanyaan yang pernah ditulis pembaca dulu. Serta agar tidak terjadi duplikat konten.
**********

Kebetulan saya sendiri sejak kecil dibesarkan dalam tradisi jawa kuno. Baru berumur lima tahun sudah sering diwejang tentang sedulur papat limo pancer oleh kakek dan nenek. Setiap hari kelahiran (weton) selalu dibuatkan jenang abang jenang sengkolo untuk memanggil sedulur papat limo pancer. Dalam istilah jawa katanya saya sedang "diamong-amongi", artinya mengumpulkan nini among kaki among yang momong si jabang bayi agar menjaga diri saya.

Setiap malam hari tidur bersama kakek di kamar yang dipenuhi oleh keris-keris pusaka yang datang sendiri secara gaib. Sambil bercerita masa lalu ketika beliau sedang melakukan babat alas di tanah jawa bagian timur dengan menggunakan aji bolosewu yang dibantu oleh ribuan harimau siluman. Dalam hati saya berkata," jangan mengkhayal mbah, gkgkgk...."

Belum lagi nenek. Setiap bulan purnama saya masih kecil diajak keluar rumah mengucap mantra jawa seraya menghentakkan kaki ke tanah untuk memanggil mbok damar sasi (dewi penunggu bulan) agar awet muda. Nenek saya meninggal pada usia 125 tahun dan kakek saya meninggal lebih dulu pada usia 115 tahun. Maksud mereka adalah ingin mewariskan ilmu-ilmu jawa kuno kepada anak cucunya agar jangan sampai hilang.

Namun sayang, saya sendiri tidak punya bakat sehingga tidak tertarik sama sekali dengan ilmu-ilmuan waktu itu. Sehingga sampai sekarang ini saya tidak bisa menguasai ilmu apapun, kecuali hanya pandai bercerita saja, gkgkgk... Jadi mohon maaf jika tulisan saya ini tergolong ngelantur.

Berikut ini cara menemui sedulur papat limo pancer paling aman dan nyaman, karena berada di dalam kamar sehingga tidak dikeroyok nyamuk. Namun jika anda memang berbakat dan memang kuat dalam menjalani tirakat, InsyaAllah akan terkabul dan hasilnya sama saja dengan bertapa di atas gunung.
**********

Cara Bersemedi Untuk Menemui Saudara Sejati

Tapi saya sendiri tidak sakti bro... melainkan hanya membagikan tambahan-tambahan pengalaman dari mewawancarai paranormal asli Jawa yang pernah saya liput beberapa tahun lalu untuk kita jadikan sebagai bahan renungan saja. Ini hanyalah salah satu cara dari sekian banyak cara tentang belajar ilmu sejati.
**********

"Kembaran diri" atau saudara sejati atau juga disebut ilmu sejati adalah merupakan basis kekuatan ilmu Jawa. Beberapa spiritualis jawa mengatakan, tokoh Indonesia era modern yang memiliki ilmu sejati adalah Bung Karno. Ilmu jawa sangat terkenal hingga manca negara. Terutama ilmu santet. Ilmu santet memiliki kekuatan sihir yang dahsyat setingkat voodoo milik suku Indian di Amerika. Santet bisa dipatahkan oleh ilmu sedulur papat limo pancer.

Beberapa peneliti dari Amerika Serikat pernah menyingkap peranan dukun jawa di Banyuwangi. Diantaranya adalah Profesor Dr. Clifford Geertz B.A dari California pada tahun 1950-1960, Mulder pada tahun 1978-1998 dan Beatty pada tahun 1999. Penelitian lain juga dilakukan pada tahun 2002 oleh University of the Sunshine Coast, Queensland, Australia dalam ACICIS Study Indonesia Program dengan laporan yang berjudul "The Role of Dukun in Contemporary East Java: a case study of Banyuwangi dukun".

Dalam penelitian tersebut mereka menemukan bahwa peranan dukun Jawa mampu mempengaruhi ideologi dan politik di negara Indonesia. Mereka mengatakan Banyuwangi sebagai pusat orang-orang sakti di Indonesia.
**********

Dukun santet Banyuwangi merupakan pakar ilmu sihir yang berbasis ilmu Jawa. Dan menemui saudara sejati adalah hal pertama yang musti dilakukan oleh paranormal jawa kuno karena hal ini merupakan pelajaran awal dalam belajar ilmu Jawa sesuai tuntunan tradisi Jawa kuno.

Menemui saudara sejati artinya adalah menemui kembaran diri yang ada di dalam tubuh manusia. Dalam kepercayaan masyarakat Jawa dipercaya adanya kembaran diri di dalam tubuh manusia, mereka berjumlah empat orang dan semuanya wajahnya persis seperti kita, hanya saja mereka lebih bersih dan cerah, tidak kumus-kumus seperti kita. Mereka bersatu di dalam tubuh manusia dan berwujud menjadi diri kita yang sekarang ini. Benarkah itu?

Benar atau tidak, hal ini telah menjadi kepercayaan masyarakat Jawa secara turun temurun dan telah menjadi syarat utama dalam mempelajari ilmu Jawa tingkat tinggi atau disebut ilmu kasepuhan (ilmu jawa tua). Jadi sebelum mempelajari ilmu apapun, seseorang harus bisa menguasai dulu ilmu yang satu ini, yaitu mengenal jatidiri. Setelah itu baru diperbolehkan menguasai ilmu lainnya. Tentunya anda bisa mengeruk kekuatan-kekuatan alam yang tersimpan di alam gaib jika telah menguasai ilmu tertua ini.

Jika seseorang sudah terlanjur mendapatkan ilmu kadigdayaan dari seorang guru tapi belum pernah menemui saudara sejati ini, maka dikhawatirkan orang tersebut akan dikendalikan oleh ilmunya sendiri nantinya. Selain itu orang tersebut tidak akan tahu siapakah makhluk gaib yang ada di dalam dirinya tersebut dan dari mana ilmu itu berasal. Apakah ilmu yang telah menyatu dengan jiwa raga anda tersebut adalah makhluk baik atau makhluk jahat. Anda harus tahu.

Perlu kita ketahui bahwa kenapa seseorang bisa memiliki ilmu kanuragan, ilmu kebal, ilmu gaib dan ilmu-ilmu lainnya? Kenapa seseorang tersebut bisa sakti? Karena ada makhluk gaib yang telah menyatu dengan jiwa raga orang tersebut, dan makhluk gaib itulah yang telah membantu orang tersebut sehingga menjadi sakti. Makhluk gaib tersebut telah disatukan dengan dirinya oleh seorang guru. Sesungguhnya manusia terlahir secara alami tidak ada yang sakti.

Dari manakah sang guru tersebut mendapatkan makhluk gaib dan lantas dimasukkan kedalam tubuh murid-muridnya? Hal inilah yang harus kita ketahui agar kita bisa menyadari dari manakah ilmu kita ini berasal dan seperti apa wujudnya. Oleh karena itulah dalam belajar ilmu Jawa diharuskan mengenal jatidiri dulu sebelum belajar ilmu lainnya agar bisa mengetahui segala apa yang terjadi pada diri kita. Kita akan bisa mengetahui semua ini jika telah pernah menemui saudara empat kelima pancer yang bertapa di dalam batin manusia.

Kita nantinya bisa menirukan sang guru tersebut mengambil makhluk halus sakti dari alam gaib tertentu untuk di-inventariskan kepada murid-muridnya. Guru tersebut pergi ke alam gaib dengan cara melepas sukmanya untuk menemui makhluk gaib yang dia butuhkan, dan hal ini dilakukan dengan cara ragasukma (meraga sukma) atau rogosukmo.

Ragasukma sendiri ada bermacam-macam cara dan tingkatan. Berdasarkan metode dan penerapan, ragasukma dibedakan menjadi dua macam.

Pertama, ragasukma tingkat rendah
Ragasukma jenis ini adalah proses melepas sukma keluar dari tubuh dengan bantuan makhluk halus dan bertujuan hanya untuk berjalan-jalan disekitar alam dunia ini saja. Artinya, setelah sukma kita berhasil keluar dari tubuh kita maka kita bisa pergi kemana saja semau kita seperti orang terbang, karena disaat ini raga halus akan terasa ringan seperti angin dan bisa menembus tembok.

Ragasukma seperti ini bisa dipelajari dengan cara tidak terlalu sulit karena bisa didapat dari paranormal yang menjual jasa pembelajaran ilmu gaib yang banyak terdapat di internet atau media masa lainnya. Namun belajar ragasukma seperti ini juga tidak bisa dibilang mudah, karena memerlukan ketekunan dan kesabaran dalam berlatih setiap hari serta tidak boleh terlalu berambisi untuk segera bisa menguasainya.

Ragasukma tingkat rendah ini juga bisa digunakan untuk memulai penguasaan ragasukma tingkat tinggi. Namun biasanya orang yang telah menguasai jenis ragasukma tingkat rendah akan kesulitan untuk mencapai ragasukma tingkat tinggi karena terhalang oleh kemahiran yang telah mereka miliki, sehingga kebanyakan mereka macet di situ saja. Oleh karena itu ragasukma tingkat tinggi biasanya lebih mudah dikuasai oleh orang-orang yang berangkat dari kebodohan, yaitu orang yang belum pernah memiliki ilmu apapun. Orang bodoh seperti ini biasanya lebih mudah untuk mencapai kesempurnaan.

Namun bukan berarti orang yang telah menguasai ragasukma tingkat rendah tidak bisa menguasai ragasukma tingkat tinggi, bisa saja bro.., asal bisa bersabar dan tekun dalam berlatih. Dan yang lebih penting lagi jangan terlalu berambisi untuk segera bisa menguasainya, karena hal itu bisa menjadi rintangan dalam perjalanan spiritual kita nantinya.

Cara mempelajari ragasukma tingkat rendah ini tidak perlu kita bahas karena anda bisa mendapatkannya sendiri dengan cara menghubungi jasa pembelajaran ilmu gaib yang banyak terdapat di internet, dan mereka lebih tahu karena mereka memang pakarnya. Dan mayoritas mereka memang benar-benar bisa mengajarkan berbagai macam ilmu secara instan kepada anda.

Biasanya sang guru akan memberikan inventaris makhluk halus kepada anda melalui air minum berisi rajah gaib, kemudian makhluk halus tersebut akan menyatu dengan jiwa raga anda. Selanjutnya anda hanya melakukan ritual tertentu saja maka makhluk halus yang telah menyatu dengan jiwa raga anda tersebut akan membawa sukma anda pergi melayang-layang atau biasa disebut raga sukma.

Dan anda tidak perlu khawatir karena makhluk halus tersebut bertanggung jawab atas perintah sang guru, dan biasanya makhluk halus tersebut menjelma mirip dengan guru anda ketika bertemu di alam gaib sehingga anda akan mengira bahwa dia adalah guru anda.

Kedua, ragasukma tingkat tinggi
Ragasukma tingkat tinggi ini adalah proses melepas sukma keluar dari tubuh tanpa bantuan makhluk halus dan bertujuan untuk menemui kembaran diri, yaitu menemui sedulur papat limo pancer atau kakang kawah adi ari-ari. Target pertama adalah menemui kakang kawah yang berada di langit paling atas. Kakang kawah ini adalah yang paling sakti diantara saudara lainnya yang juga sakti semua. Ragasukma tingkat tinggi ini tidak bisa diperjual-belikan, melainkan harus anda pelajari sendiri secara alami.

Ragasukma tingkat tinggi ini tidak membutuhkan makhluk lain sama sekali, karena anda benar-benar berangkat ke alam roh sendirian dengan dipandu oleh guru sejati, yaitu kembaran diri anda sendiri yang akan membawa sukma anda. Jasad kita akan ditinggal sendirian di kamar, namun dijaga dengan rapat oleh adi ari-ari yang sakti mandraguna. Tidak akan ada satupun setan yang berani mengusiknya.

Dalam bahasa Jawa, kakang kawah ini disebut roh suci, dan raga halus kita (pancer) disebut sukma sejati. Jika kita telah berhasil menemui kakang kawah maka kita akan bisa menemui saudara yang lainnya, yaitu adi ari-ari yang berada di langit bawahnya.

Dalam wujud fisik, adi ari-ari adalah batur yang keluar setelah lahirnya si jabang bayi. Dan kakang kawah adalah air ketuban yang keluar duluan dan kemudian disusul oleh si jabang bayi. Mereka pasti akan keluar dalam waktu bersamaan ketika kita lahir, hanya saja urutannya berbeda.

Kakang kawah keluar duluan sehingga disebut kakak, kemudian disusul si jabang bayi yang disebut pancer dan terakhir keluar adalah adi ari-ari yang berperan sebagai adik. Mereka semuanya adalah makhluk hidup dan memiliki roh. Roh inilah yang sekarang kita cari. Mereka semuanya bersatu di dalam batin manusia, merekalah yang membawakan sifat dan perilaku kita dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu juga ada makhluk dari luar kita yang langsung menempel ke si jabang bayi saat sedang dilahirkan, mereka disebut kori. Tapi hal ini tidak perlu dibahas karena terlalu panjang. Menurut beberapa orang guru besar ilmu Jawa, makhluk gaib penunggu tubuh manusia jumlahnya ada dua belas. Jika kita bisa menyatukan mereka kesemuanya maka akan bisa memperoleh sabdo pandito ratu, yaitu segala ucapannya akan terkabul atas ijin yang maha kuasa yakni Tuhan Yang Maha Esa.

Semuanya itu akan bisa ditemui jika kita telah berhasil menemui kakang kawah di langit tertinggi, namun hal ini memerlukan proses dan memakan waktu yang tidak sebentar. Sekarang kita bahas cara bersemedi untuk menemui kakang kawah.

Cara bersemedi menemui kembaran diri

Catatan;

- Ini adalah ilmu jawa paling tua. Cara belajar ilmu ini tidak ada batas waktunya, artinya tidak bisa instant melainkan perlu waktu. Harus sering bersemedi. Ada yang berhasil dalam waktu setahun, ada yang 10 tahun, dan ada yang tidak bisa sama sekali sampai tua sekalipun,. Pokoknya harus sabar dan terus bersabar. Modal utamanya harus sabar. Jika anda ingin bisa dengan cara lebih cepat anda harus punya guru yang benar-benar ahli ilmu jawa sedulur papat limo pancer yang bisa membuka tabir penutup anda.

Memang terkadang ada murid-murid tertentu yang sulit terbuka mata batinnya dan memerlukan bantuan guru. Tapi setelah dibuka penutup mata batinnya biasanya dalam hitungan bulan mereka bisa menerobos alam gaib paling atas. Kemudian untuk bahan latihan mereka sering menangkap makhluk halus gentayangan untuk dimasukkan keris kosong yang bisa dibeli di pasar-pasar. Karena biasanya bagi para pemula seperti ini belum bisa menutup mata batinnya sendiri, sehingga semua makhluk halus akan tampak selama tiga bulan pertama. Jadi apapun yang dilihat merekan ditangkap.

-Ini adalah cara menurut ajaran ilmu Jawa murni yang saya ketahui saja dari penjelasan beberapa paranormal asli Jawa serta para sesepuh jawa kuno, jadi jika anda menemukan adanya pertentangan dalam faham anda, sebaiknya ini jadikan sebagai bahan wacana saja atau sekedar tahu saja.

-Cara ini adalah saya ketahui dari mewancarai paranormal dari Banyuwangi (spiritualis alas Purwo), beberapa spiritualis ilmu Jawa di Surabaya, spiritualis Malang, spiritualis Tulungagung, spiritualis pantai selatan pulau Jawa, spiritualis dari Semarang - Jawa Tengah, Indramayu - Jawa Barat, dan masih banyak lagi spiritualis lain. Kesemuanya memiliki kesamaan, kecuali hanya sedikit perbedaan tentang bunyi mantra. Jadi mantra tidak perlu kita bahas, karena sebenarnya mantranya adalah bahasa hati kita.

-Saya sendiri tidak bisa dan tidak sakti bro.., namun hanya berbagi-bagi cerita saja sebagai bahan renungan bagi pembaca yang ingin sekedar mengetahui cara-cara belajar ilmu Jawa dari cerita paranormal yang pernah saya dengarkan, jadi jika anda adalah seorang pakar ilmu Jawa harap maklum jika ada kekeliruan dalam tulisan saya. Karena saya sendiri bukan paranormal, melainkan seorang blogger yang senang menulis hal-hal yang berbau mistis. Saya sebenarnya pingin juga bisa sih, tapi karena tidak punya cukup waktu, sibuk kerja melulu. Jadi setiap bersemedi pasti selalu tertidur, gkgkgk....

Cara bersemedi;

1. Mandi keramas dulu, kemudian tengah malam silakan bertapa dengan duduk bersila di dalam kamar yang agak gelap (lampunya matikan) dan menghadap ke arah timur.

2. Usahakan badan rileks dan jangan bergerak sedikitpun. Baca niat dalam hati sekali saja, yaitu ingin mengetahui jatidiri, SIAPA SEBENARNYA SAYA INI. Kemudian serahkan diri anda segalanya kepada yang maha kuasa (Allah SWT).

3. Pusatkan segenap rasa dan pikiran kedalam tengah-tengah hati (batin/kalbu). Baca dalam hati "La Illaha Ilalloh" secara terus menerus dengan merasakan aliran darah dan nafas, namun tetap fokuskan segalanya di dalam hati (batin/kalbu). Menurut para pakar ilmu jawa, batin letaknya ditengah-tengah jantung. Dalam bahasa torikot disebut titik kalbu, sedangkan dalam bahasa jawa disebut telenging ati. Maka dari itu arahkan segenap perhatian anda kepada detak jantung seraya membaca La illaha ilalloh.

4. Lakukan hal ini setiap tengah malam secara kontinyu (tanpa berhenti), namun anda jangan terlalu berambisi agar tidak terganggu oleh hawa nafsu ingin cepat bisa. Terkadang bisa memakan waktu bertahun-tahun.

Tanda-tanda;

* Hal ini tidak perlu dijelaskan secara rinci karena bisa menyebabkan anda tidak berhasil jika sudah tahu ceritanya duluan. Namun ada sedikit yang boleh diketahui. Pada intinya anda akan melepas sukma dan menembus alam gaib yang paling terakhir. Terkadang setiap orang berbeda-beda dalam proses perjalanan, namun akan berakhir ditempat yang sama.

- Proses yang paling umum adalah perjalanan spiritual yang dimulai dari bawah. Misalnya, anda akan melesat menembus sinar membelalakkan mata kemudian masuk ke alam jin dan terus melintasi segala macam alam makhluk halus serta alam rahasia lainnya dan jangan berhenti sampai hingga akhirnya mentok di alam yang paling terakhir. Ini biasanya dialami oleh orang yang awalnya pernah belajar ilmu gaib, misalnya ilmu terawangan. Hanya saja ilmu terawangan memiliki daya jelajah yang terbatas sesuai tingkatan ilmu yang diberikan oleh gurunya.

- Proses lain, perjalanan spiritual langsung dimulai dari atas. Misalnya, anda akan menembus kegelapan yang amat gelap dan pekat, kemudian "byar" terang, anda tiba-tiba berada ditempat yang terang benderang. Disitu tidak ada siapa-siapa kecuali hanya anda. Ini biasanya dialami oleh orang-orang yang tidak pernah punya ilmu apa-apa. Berangkat dari kebodohan. Orang seperti ini biasanya memiliki daya jelajah yang tidak terbatas.

- Ada juga yang tidak mengalami proses apa-apa sama sekali. Tapi setelah sering bersemedi ternyata tiba-tiba anda sering melihat adanya percikan sinar putih di sekitar mata yang terkadang disertai bau harum. Jika semedinya rutin, suatu saat percikan sinar putih itu akan menampakkan wujudnya. Ini biasanya dialami oleh orang-orang yang penakut namun batinnya jernih. Ini sering dialami oleh orang-orang yang rajin berdzikir dalam hati. Orang seperti ini biasanya mengalami hal-hal di bawah ini;

- Terkadang anda tiba-tiba bisa melihat makhluk gaib disekitar anda, terkadang mendengar suara tanpa rupa, terkadang mendengar suara anda sendiri, terkadang mimpi bertemu para nabi dan wali atau bahkan mendengar suara mereka, bahkan anda di ajak sholat bersama di suatu tempat. Jika anda beragama islam, mulailah memperbaiki sholat lima waktu anda sebaik mungkin. Jika tanda-tanda seperti ini terjadi pada anda maka anda harus hati-hati kalau bicara karena bisa menjadi kenyataan.

- jika sudah begini maka anda harus tetap rajin bersemedi (dalam islam disebut istighro') agar tanda-tanda ini tidak hilang lagi karena semakin lama semakin jelas tanda-tandanya. Namun pada akhirnya anda harus bisa melihat wajah anda sendiri.

Dalam ilmu kasepuhan maneges (ilmu jawa tua) dikatakan begini;

.  Orang yang bisa memasuki segala macam alam jin, itu masih belum bisa apa-apa.
.  Orang yang bisa melihat arwah-arwah orang mati, itu masih belum bisa apa-apa.
.  Orang yang bisa melihat wajahnya sendiri secara wujud, ini baru dikatakan bisa apa-apa.

Memang berat bro, saya sendiri juga belum bisa, jadi jangan banyak bertanya ya? daripada saya gak bisa menjawab, gkgkgk....

* Di langit terakhir tersebut anda akan hilang dan akan tampak siapakah diri anda sesungguhnya. Disitu anda akan menemukan kedamaian yang sesungguhnya. Kalau sudah mencapai tahap ini maka seseorang akan sadar bahwa sesungguhnya manusia sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa, kecuali semuanya hanya tunduk kepada Maha Kuasa.

Tahap selanjutnya;

Jika telah berhasil menemui guru sejati maka anda bisa menemui adi ari-ari yang berada di langit bawahnya. Adi ari-ari ini bertugas menjaga raga anda agar tidak dimasuki oleh makhluk lain ketika anda sedang pergi keluar dari tubuh. Mereka berempat menghadap ke arah anda dengan wajah menunduk. Tentang kesaktiannya anda tidak perlu khawatir karena tidak ada makhluk lain yang mampu menandingi kesaktian mereka. Dalam bahasa Jawa mereka juga disebut "malaikat papat", yaitu nini among kaki among yang bertugas momong si jabang bayi sejak lahir hingga akhir hayat.

Dalam kehidupan nyata, mereka akan menjaga keselamatan anda dari segala mara bahaya dan mereka juga tunduk kepada perintah anda jika anda pernah menemuinya secara wujud. Anda bisa berdialog dengan mereka sewaktu-waktu, baik berdialog dalam hati maupun berdialog dalam wujud nyata sehingga anda tidak akan bisa dibohongi atau dicelakai oleh orang lain.

Dalam bahasa Jawa tingkatan ini disebut "gawok" atau kenal, artinya anda telah benar-benar kenal dengan saudara sejati anda yang akan mengantarkan anda menghadap yang maha kuasa kelak. Ini berarti anda telah mengenal jati diri, siapa diri anda sesungguhnya. Dalam bahasa halus disebut "manunggal", artinya anda telah bersatu dengan sedulur papat limo pancer enem nyowo pitu sukmo. Anda telah mengenal jati diri secara utuh, ini disebut ilmu sejati, ingsun sejati, sejatining ingsun. Ilmu kesaktian apapun akan luntur di hadapan orang ini.

Orang yang telah mencapai tingkat ini akan merasa dekat dengan Tuhannya sehingga akan selalu rendah hati dan tidak sombong karena segalanya adalah milik Tuhan, termasuk jiwa raganya berada dalam kekuasaanNya.

Di kalangan masyarakat jawa kuno orang seperti ini dikatakan sekti tanpo kadigdayan pinter tanpo guru. Tidak memiliki ilmu kadigjayaan namun ucapannya mampu menundukkan halilintar. Pintar tanpa guru karena gurunya adalah batinnya sendiri. Inilah orang sakti yang sebenarnya, orang yang megenal jatidiri  sedulur papat limo pancer. Adoh tanpo wangenan cedak tanpo ginepokan.

Mereka berada di suatu tempat yang sangat jauh namun tidak dibatasi oleh sehelai benangpun dengan diri kita, dan mereka berada ditempat sangat dekat dengan diri kita namun tidak pernah bersenggolan.

Dampak dari ilmu ini;

* Orang yang mencapai tahap ini bisa berkeliling ke alam gaib sesukanya, bahkan banyak makhluk halus yang datang ingin mengabdi. Selain itu bisa memerintahkan ribuan makhluk halus untuk menjalankan tugas tertentu serta bisa mengambil sinar-sinar kekuatan alam atau makhluk halus sakti untuk diisikan kepada murid-muridnya.

Orang seperti ini bisa melihat sifat-sifat serta perilaku orang lain secara wujud. Misalnya, orang-orang yang baik akan tampak bersinar wajahnya dan orang-orang yang suka berbuat jahat akan tampak berwajah seperti binatang, seperti anjing, tikus, kera, dan sebagainya.

* Bahkan bisa menangkap petir yang menyambar, seperti dalam cerita sejarah Ki Ageng Selo (murid Sunan Kalijogo) yang pernah menangkap petir yang berani menyambar dirinya dan akhirnya sang halilintar tunduk tidak bisa berkutik. Dan banyak lagi wali lainnya yang menguasai ilmu kejawen.

* Dikisahkan, Bung Karno bisa menjelma menjadi 25 orang ketika terjadi insiden penembakan atas dirinya dalam peristiwa Cikini tahun 1965. Dimanakah Bung Karno yang asli? Selain itu Bung Karno juga bisa menguasai semua bahasa yang ada di muka bumi tanpa belajar. Dimana kaki berpijak Bung Karno bisa menguasai bahasa daerah itu. Dengan siapa Bung Karno berhadapan maka Bung karno bisa menguasai bahasa orang itu. Menurut kalangan paranormal Jawa, Bung Karno menguasai ilmu sejati, yaitu pengenalan jatidiri dengan menemui sedulur papat limo pancer.

* Semakin tinggi ilmu seseorang maka akan semakin besar godaannya, terutama adalah godaan dari lawan jenis. Sepertinya semua wanita selalu menurut saja kepada perintah anda dan anda juga sangat mudah tertarik dengan wanita.

Ini adalah godaan yang paling berat dan tidak bisa dibantah oleh siapapun. Godaan yang tidak bisa dihindari, kecuali hanya bisa dihindari dengan cara meningkatkan ibadah melalui agama, yaitu menjalankan perintah serta menjauhi larangan Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT.

KECEPATAN MANUSIA DAN JIN
Lagi-lagi ini menurut para pakar ilmu kejawen, karena saya sendiri hanyalah reporter, ckckck...

* Makhluk halus (jin dkk) bisa melesat secepat kilat. Misalnya, kita saat ini sedang memikirkan kota Malang, maka pikiran kita saat ini berada di kota Malang. Seperti itulah kecepatan jin. Namun kecepatan mereka masih kalah dengan kecepatan manusia. Manusia bisa melesat secepat kilat ke langit tertinggi dan melihat jin dibawahnya, namun jin tidak bisa melihat manusia yang sedang menonton mereka.

* Manusia adalah keturunan nabi, sedangkan jin adalah komo wurung (makhluk belum jadi), artinya belum sempurna seperti manusia. Beberapa pakar ilmu kejawen mengatakan wujud manusia seperti percikan sinar putih yang melesat melebihi kecepatan kilat dan tidak bisa dikejar oleh makhluk halus bangsa jin, kecuali oleh sesama manusia.

* Manusia juga bisa menjadi jin atau gondoruwo dsb. Misalnya manusia yang melakukan perjanjian dengan setan semasa hidupnya (pesugihan dkk), sehingga setelah mati akan dijemput oleh setan dan diajak pulang ke alam setan sehingga menjadi budak di sana. Oleh karena itu agama melarang manusia melakukan hal-hal yang menyimpang dari ajaran agama agar bisa pulang ke tempat yang semestinya jika telah meninggal dunia kelak.

* Ada beberapa spiritualis jawa yang pernah kesulitan amat sangat dalam hal ekonomi atau tekena musibah keluarga, dan pokoknya yang parah-parah, biasanya mereka akan menemui guru sejati secara wujud. Guru sejati bertapa di hati nurani manusia (telenging ati).

Dalam kehidupan sehari-hari mungkin anda pernah merasakan kehendak hati nurani yang pertama (bahasa jawa "krentek"), biasanya kita sedikit tersentak. Kehendak hati yang pertama itulah guru sejati kita, ikutilah perintahnya. Jika dia bersuara, maka suaranya akan persis seperti suara anda.

Sedangkan kehendak hati yang kedua dan seterusnya sudah tidak bisa dipercaya karena telah tercampur pikiran kita.

* Kembaran diri palsu. Terkadang ada makhluk halus mengaku-ngaku sebagai saudara sejati kita dengan menjelma sebagai diri kita. Jika anda melihat makhluk yang mengaku sebagai diri kita, maka pukullah dia. Namun sebelum anda pukul dia akan kabur lebih cepat. Tapi jika anda mengakuinya sebagai saudara, maka dia akan masuk ke tubuh anda dan memberikan hawa nafsu negatif.

Akan tetapi sepandai-pandainya jin menjelma tidak bisa menyamai persis dengan diri anda dan pasti ada cacatnya, bahkan tidak ada kemiripan sama sekali dengan anda. Selain itu dia tidak akan berani terlalu dekat dengan anda jika anda tidak mengakuinya.

Tapi jika anda melihat saudara sejati anda yang asli lalu anda pukul, maka anda akan kesakitan sendiri karena dia adalah diri anda sendiri. Anda akan benjol sendiri. Oleh karena itu mukulnya pelan-pelan saja agar benjolnya sedikit saja.

* Dalam kehidupan sehari-hari saudara sejati kita adalah berupa hawa nafsu kita ini. Manusia tidak bisa hidup tanpa hawa nafsu. Jadi hawa nafsu kita ini adalah sedulur papat limo pancer. Mereka memiliki wujud persis seperti raga kita ini. Kita tidak bisa mengalahkan mereka jika tidak bisa menemuinya secara wujud. Mereka akan kalah jika berhadapan langsung dengan kita secara wujud.

Tapi jika kita tidak bisa menemuinya secara wujud, kita bisa mengalahkannya dengan puasa. Mereka takluk oleh puasa. Jika ada cewek cantik jangan dilihat terus, jika ingin makan enak jangan dituruti, jika ingin berbuat maksiat jangan dituruti, dan sebagainya. Maka lama-lama hawa nafsu kita akan menemui kita secara wujud dan bertanya "mengapa engkau menghukumku?". Ini adalah tingkatan tertinggi yang hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang meninggalkan nafsu keduniawian, misalnya para wali atau orang-orang biasa yang setingkat wali.

* Jaman sekarang apa ada orang yang punya ilmu ini? Banyak. Hanya saja kita tidak tahu orangnya. Bahkan banyak pakar ilmu terawangan tingkat tinggi tidak bisa melihat kewalian orang-orang seperti ini. Para pemilik ilmu sejati biasanya terlihat kosong jika diterawang. Namun jika dipukul dengan aji kesaktian, ilmu apapun akan luntur dan bahkan ilmunya si pemukul akan hilang. Yang bisa melihat hanyalah sesama wali atau sesama pemilik ilmu sejati.

PERINGATAN PENTING;

Ilmu Jawa juga dipelajari oleh para wali, termasuk beberapa tokoh walisanga. Namun jika anda ingin mempelajari ilmu apapun di dunia ini, terutama ilmu Jawa tingkat tinggi yang mengarah ke tauhid-an atau menyingkap jatidiri, anda harus meningkatkan ketaatan ibadah anda terhadap Tuhan yang Maha Esa agar anda tidak terjerumus ke jurang kesesatan dan kesyirikan.

Oleh karena itu sebaiknya perdalam dulu ilmu agama dengan sebaik mungkin sebelum anda ingin belajar ilmu tambahan lainnya. Karena ilmu agama adalah ilmu yang akan menyelamatkan diri kita dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak. Subhanallah.

Selasa, 03 Desember 2013

RAHASIA ALAM LELEMBUT

Sunday, June 30, 2013




Misteri Ratu Pantai Selatan

Misteri Ratu Pantai Selatan Kanjeng Ratu Kidul Di suatu masa, hiduplah seorang putri cantik bernama Kadita. Karena kecantikannya, ia pun dipanggil Dewi Srengenge yang berarti matahari yang indah. Dewi Srengenge adalah anak dari Raja Munding Wangi. Meskipun sang raja mempunyai seorang putri yang cantik, ia selalu bersedih karena sebenarnya ia selalu berharap mempunyai anak laki-laki. Raja pun kemudian menikah dengan Dewi Mutiara, dan mendapatkan putra dari perkimpoian tersebut. Maka, bahagialah sang raja. Dewi Mutiara ingin agar kelak putranya itu menjadi raja, dan ia pun berusaha agar keinginannya itu terwujud. Kemudian Dewi Mutiara datang menghadap raja, dan meminta agar sang raja menyuruh putrinya pergi dari istana. Sudah tentu raja menolak. "Sangat menggelikan. Saya tidak akan membiarkan siapapun yang ingin bertindak kasar pada putriku", kata Raja Munding Wangi. Mendengar jawaban itu, Dewi Mutiara pun tersenyum dan berkata manis sampai raja tidak marah lagi kepadanya. Tapi walaupun demikian, dia tetap berniat mewujudkan keinginannya itu. Pada pagi harinya, sebelum matahari terbit, Dewi Mutiara mengutus pembantunya untuk memanggil seorang dukun. Dia ingin sang dukun mengutuk Kadita, anak tirinya. "Aku ingin tubuhnya yang cantik penuh dengan kudis dan gatal-gatal. Bila engkau berhasil, maka aku akan memberikan suatu imbalan yang tak pernah kau bayangkan sebelumnya." Sang dukun menuruti perintah sang ratu. Pada malam harinya, tubuh Kadita telah dipenuhi dengan kudis dan gatal-gatal. Ketika dia terbangun, dia menyadari tubuhnya berbau busuk dan dipenuhi dengan bisul. Puteri yang cantik itu pun menangis dan tak tahu harus berbuat apa. Ketika Raja mendengar kabar itu, beliau menjadi sangat sedih dan mengundang banyak tabib untuk menyembuhkan penyakit putrinya. Beliau sadar bahwa penyakit putrinya itu tidak wajar, seseorang pasti telah mengutuk atau mengguna-gunainya. Masalah pun menjadi semakin rumit ketika Ratu Dewi Mutiara memaksanya untuk mengusir puterinya. "Puterimu akan mendatangkan kesialan bagi seluruh negeri," kata Dewi Mutiara. Karena Raja tidak menginginkan puterinya menjadi gunjingan di seluruh negeri, akhirnya beliau terpaksa menyetujui usul Ratu Mutiara untuk mengirim putrinya ke luar dari negeri itu. Puteri yang malang itu pun pergi sendirian, tanpa tahu kemana harus pergi. Dia hampir tidak dapat menangis lagi. Dia memang memiliki hati yang mulia. Dia tidak menyimpan dendam kepada ibu tirinya, malahan ia selalu meminta agar Tuhan mendampinginya dalam menanggung penderitaan.. Hampir tujuh hari dan tujuh malam dia berjalan sampai akhirnya tiba di Samudera Selatan. Dia memandang samudera itu. Airnya bersih dan jernih, tidak seperti samudera lainnya yang airnya biru atau hijau. Dia melompat ke dalam air dan berenang. Tiba-tiba, ketika air Samudera Selatan itu menyentuh kulitnya, mukjizat terjadi. Bisulnya lenyap dan tak ada tanda-tanda bahwa dia pernah kudisan atau gatal-gatal. Malahan, dia menjadi lebih cantik daripada sebelumnya. Bukan hanya itu, kini dia memiliki kuasa untuk memerintah seisi Samudera Selatan. Kini ia menjadi seorang peri yang disebut Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Samudera Selatan yang hidup selamanya. Kanjeng Ratu Kidul = Ratna Suwinda Tersebut dalam Babad Tanah Jawi (abad ke-19), seorang pangeran dari Kerajaan Pajajaran, Joko Suruh, bertemu dengan seorang pertapa yang memerintahkan agar dia menemukan Kerajaan Majapahit di Jawa Timur. Karena sang pertapa adalah seorang wanita muda yang cantik, Joko Suruh pun jatuh cinta kepadanya. Tapi sang pertapa yang ternyata merupakan bibi dari Joko Suruh, bernama Ratna Suwida, menolak cintanya. Ketika muda, Ratna Suwida mengasingkan diri untuk bertapa di sebuah bukit. Kemudian ia pergi ke pantai selatan Jawa dan menjadi penguasa spiritual di sana. Ia berkata kepada pangeran, jika keturunan pangeran menjadi penguasa di kerajaan yang terletak di dekat Gunung Merapi, ia akan menikahi seluruh penguasa secara bergantian. Generasi selanjutnya, Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Ke-2, mengasingkan diri ke Pantai Selatan, untuk mengumpulkan seluruh energinya, dalam upaya mempersiapkan kampanye militer melawan kerajaan utara. Meditasinya menarik perhatian Kanjeng Ratu Kidul dan dia berjanji untuk membantunya. Selama tiga hari dan tiga malam dia mempelajari rahasia perang dan pemerintahan, dan intrik-intrik cinta di istana bawah airnya, hingga akhirnya muncul dari Laut Parangkusumo, kini Yogyakarta Selatan. Sejak saat itu, Ratu Kidul dilaporkan berhubungan erat dengan keturunan Senopati yang berkuasa, dan sesajian dipersembahkan untuknya di tempat ini setiap tahun melalui perwakilan istana Solo dan Yogyakarta. Begitulah dua buah kisah atau legenda mengenai Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan. Versi pertama diambil dari buku Cerita Rakyat dari Yogyakarta dan versi yang kedua terdapat dalam Babad Tanah Jawi. Kedua cerita tersebut memang berbeda, tapi anda jangan bingung. Anda tidak perlu pusing memilih, mana dari keduanya yang paling benar. Cerita-cerita di atas hanyalah sebuah pengatar bagi tulisan selanjutnya. Kanjeng Ratu Kidul dan Keraton Yogyakarta Percayakah anda dengan cerita tentang Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan? Sebagian dari anda mungkin akan berkata TIDAK. Tapi coba tanyakan kepada mereka yang hidup dalam zaman atau lingkungan Keraton Yogyakarta. Mereka yakin dengan kebenaran cerita ini. Kebenaran akan cerita Kanjeng Ratu Kidul memang masih tetap menjadi polemik. Tapi terlepas dari polemik tersebut, ada sebuah fenomena yang nyata, bahwa mitos Ratu Kidul memang memiliki relevansi dengan eksistensi Keraton Yogyakarta. Hubungan antara Kanjeng Ratu Kidul dengan Keraton Yogyakarta paling tidak tercantum dalam Babad Tanah Jawi (cerita tentang kanjeng Ratu Kidul di atas, versi kedua). Hubungan seperti apa yang terjalin di antara keduanya? Y. Argo Twikromo dalam bukunya berjudul Ratu Kidul menyebutkan bahwa masyarakat adalah sebuah komunitas tradisi yang mementingkan keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan hidup. Karena hidup ini tidak terlepas dari lingkungan alam sekitar, maka memfungsikan dan memaknai lingkungan alam sangat penting dilakukan. Sebagai sebuah hubungan komunikasi timbal balik dengan lingkungan yang menurut masyarakat Jawa mempunyai kekuatan yang lebih kuat, masih menurut Twikromo, maka penggunaan simbol pun sering diaktualisasikan. Jika dihubungkan dengan makhluk halus, maka Javanisme mengenal penguasa makhluk halus seperti penguasa Gunung Merapi, penguasa Gunung Lawu, Kayangan nDelpin, dan Laut Selatan. Penguasa Laut Selatan inilah yang oleh orang Jawa disebut Kanjeng Ratu Kidul. Keempat penguasa tersebut mengitari Kesultanan Yogyakarta. Dan untuk mencapai keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan dalam masyarakat, maka raja harus mengadakan komunikasi dengan "makhluk-makhluk halus" tersebut. Menurut Twikromo, bagi raja Jawa berkomunikasi dengan Ratu Kidul adalah sebagai salah satu kekuatan batin dalam mengelola negara. Sebagai kekuatan datan kasat mata (tak terlihat oleh mata), Kanjeng Ratu Kidul harus dimintai restu dalam kegiatan sehari-hari untuk mendapatkan keselamatan dan ketenteraman. Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ini diaktualisasikan dengan baik. Pada kegiatan labuhan misalnya, sebuah upacara tradisional keraton yang dilaksanakan di tepi laut di selatan Yogyakarta, yang diadakan tiap ulang tahun Sri Sultan Hamengkubuwono, menurut perhitungan tahun Saka (tahun Jawa). Upacara ini bertujuan untuk kesejahteraan sultan dan masyarakat Yogyakarta. Kepercayaan terhadap Kanjeng Ratu Kidul juga diwujudkan lewat tari Bedaya Lambangsari dan Bedaya Semang yang diselenggarakan untuk menghormati serta memperingati Sang Ratu. Bukti lainnya adalah dengan didirikannya sebuah bangunan di Komplek Taman Sari (Istana di Bawah Air), sekitar 1 km sebelah barat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang dinamakan Sumur Gumuling. Tempat ini diyakini sebagai tempat pertemuan sultan dengan Ratu Pantai Selatan, Kanjeng Ratu Kidul. Penghayatan mitos Kanjeng Ratu Kidul tersebut tidak hanya diyakini dan dilaksanakan oleh pihak keraton saja, tapi juga oleh masyarakat pada umumnya di wilayah kesultanan. Salah satu buktinya adalah adanya kepercayaan bahwa jika orang hilang di Pantai Parangtritis, maka orang tersebut hilang karena "diambil" oleh sang Ratu. Selain Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, mitos Kanjeng Ratu Kidul juga diyakini oleh saudara mereka, Keraton Surakarta Hadiningrat. Dalam Babad Tanah Jawi memang disebutkan bahwa Kanjeng Ratu Kidul pernah berjanji kepada Panembahan Senopati, penguasa pertama Kerajaan Mataram, untuk menjaga Kerajaan Mataram, para sultan, keluarga kerajaan, dan masyarakat dari malapetaka. Dan karena kedua keraton (Yogyakarta dan Surakarta) memiliki leluhur yang sama (Kerajaan Mataram), maka seperti halnya Keraton Yogyakarta, Keraton Surakarta juga melaksanakan berbagai bentuk penghayatan mereka kepada Kanjeng Ratu Kidul. Salah satunya adalah pementasan tari yang paling sakral di keraton, Bedoyo Ketawang, yang diselenggarakan setahun sekali pada saat peringatan hari penobatan para raja. Sembilan orang penari yang mengenakan pakaian tradisional pengantin Jawa mengundang Ratu Kidul untuk datang dan menikahi susuhunan, dan kabarnya sang Ratu kemudian secara gaib muncul dalam wujud penari kesepuluh yang nampak berkilauan. Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ternyata juga meluas sampai ke daerah Jawa Barat. Anda pasti pernah mendengar, bahwa ada sebuah kamar khusus (nomor 308) di lantai atas Samudera Beach Hotel, Pelabuhan Ratu, yang disajikan khusus untuk Ratu Kidul. Siapapun yang ingin bertemu dengan sang Ratu, bisa masuk ke ruangan ini, tapi harus melalui seorang perantara yang menyajikan persembahan buat sang Ratu. Pengkhususan kamar ini adalah salah satu simbol 'gaib' yang dipakai oleh mantan presiden Soekarno. Sampai sekarang, di masa yang sangat modern ini, legenda Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan, adalah legenda yang paling spektakuler. Bahkan ketika anda membaca kisah ini, banyak orang dari Indonesia atau negara lain mengakui bahwa mereka telah bertemu ratu peri yang cantik mengenakan pakaian tradisional Jawa. Salah satu orang yang dikabarkan juga pernah menyaksikan secara langsung wujud sang Ratu adalah sang maestro pelukis Indonesia, (almarhum) Affandi. Pengalamannya itu kemudian ia tuangkan dalam sebuah lukisan. SEJARAH IBU RATU KIDUL Secara fakta, Ibu Ratu Kidul, adalah penguasa laut Selatan, dan secara garis kepemimpinan, Ratu Kidul yang dimaksudkan disini, bukan status nama orang atau nama pribadi, tapi Gelar sebagai penguasa dari sifat Mulukul Ardi, seperti orang sering mengatakan "Raja Jawa" kata majmuk ini,bukan simbolis nama orang,tapi lebih disudutkan pada Gelar kebangsawanan. Nah, silsilah Ibu ratu Kidul sejak permulaan. Dikepalai oleh Ratu Bilqist atau istri Nabi Sulaiman A.S,(Dari bangsa Siluman Azrak) beliau bagian kepala tertinggi yang mengepalai semua Ratu Kidul yang ada. Dibawahnya bernama Ratu Alam Azrak,yang mengepalai Laut Merah (beliau tangan kanan Ratu Bilqist) Sebawahnya dinamakan Ratu Kidul Sejagat (mengepalai Lautan Pasifik dan India) Dibawahnya lagi bernama Ratu Kidul Naga Biru (mengepalai dasar laut terdalam) Ratu Naga Biru, akan menampakkan wujudnya disela Qiamat akan tiba sebagai perusak dasar Gunung, Kawah,dan Tsunami. Dibawahnya lagi Ratu Kidul Jawa, disini banyak pemimpin, diantaranya Dewi Nawang Wulan istri dari Jaka Tarub, yang mengepalai Lautan Ja-tim.Dewi Nawang Wulan dan Nawang Sari (anak dari Prabu Siliwangi) yang mengepalai Lautan Jawa Barat dan sekitarnya. Dewi Nyai Blorong (mengepalai laut Cilacap) Dewi Fathimah, anak dari Prabu Demak Bintoro, yang dinikah oleh Prabu Siliwangi, mengepalai Laut Yogya. Dewi Kedthon, mengepalai Laut Purworejo. Dewi Sekar Arum dan Sekar Kuning, mengepalai Laut Kebumen dan sekitarnya. Dewi Selaasih atau Kedasih, mengepalai Laut Jakarta. Adapun kelahiran Pulau Jawa,terlahir dari Tokoh Legenda Ciung wanara, yang mengawini Nyimas ratu Ayu Purbaya, beliau terlahir dari Pertapa Sakti (keturunan Sanghyang,Prabu Lalijan) atau Raja pertama Padjajaran. Dari pertalian darah ini,Ciung Wanara dan Purbaya,mempunyai 7 turunan,yang semuanya menjadi Raja Padjajaran,yaitu, Lingga Meong, Lingga Wesi, Lingga Wastu, Prabu Susuk Tunggal, Prabu Munding Kawati dan Prabu Siliwangi. Nah terlahirnya Para Wali Jawa, dan penutupnya Para Sanghyang, dari seorang Prabu Siliwangi dari seorang istri Nyimas Rara Santang Marta Singa, Putri dari Syeikh Qurrotul ‘Ain. Punya Anak Tiga. Prabu Walangsungsang atau Mbah kuwu Cakra Buana. Kiansantang atau Raden Rahmat-Godog Garut. Nyimas Rara santang atau Syarifah Mudaim. Adapun penutup Bangsa Sanghyang,Prabu Siliwangi pernah nikah denga Ratu Palaga Inggris,dari Bangsa Siluman Seleman, punya anak Tiga. Ucuk Umun (Nghayang di Banten Girang,setelah ditaklukkan oleh Mbah Kuwu Cakra Buana) Nawang Wulan dan Nawang Sari (Ngahyang dilaut Selatan Karang Bolong Banten) setelah tahu ayahandanya Raib/Ngahyang. Lalu bagaimana Prabu Siliwangi menjadi Bapaknya Wali Jawa ? Inilah kronologinya. Dari Mbah Kuwu Cakra Buana, melahirkan Ratu Pakungwati.yang dinikahkan sama Kanjeng Syeikh Syarif Hidayatulloh,Putra dari Nyimas Rara Santang (Adiknya Mbah Kuwu Cakra Buana) lalu Prabu Siliwangi,juga nikah dengan Putri Tumenggung Demak, yang keturunannya dinikah oleh Sunan kalijaga, Sunan Bonang,dan Sunan Muria. Adapun dari Putra Kanjeng Syeikh Syarif, ada yang di nikah oleh Kanjeng Sunan kali Jaga (Putri kacirbonan) dan ada juga yang di nikah oleh Pangeran Suta Wijaya (Putri Cimanuk) dari salah Satu Putra Prabu Siliwangi,ada juga yang nikah dengan keluarga Sunan Ampel dan Sunan Giri, yang putranya di nikah oleh Sunan Bonang, lalu dari keluarga istri Demak, ada juga yang dinikah sama Arya Bengah, Aray kemuning dan Syeikh Muhyi Pamijahan. Dari Tumenggung Syahid (Sunan Kali Jaga) ada yang nikah dengan Pangeran Sapu jagat dan Ki.Gede Antas Angin.Dari sini hampir 90% keluarga Prabu Siliwangi,masuk semua ke sifat keluarga Wali Songo. KISAH IBU DEWI LANJAR DAN IBU RATU KIDUL Secara pandangan umum, mereka berdua bagian dari kemusyrikan agama. Bahkan tak sedikit yang mengatakan,mereka ini salah satu ratu yang menyediakan pesugihan. Namun.bila anda paham tentang KETAUHIDAN dan keluasan ilmu Allah.mereka bagian Abdul Jumud setingkat Waliyulloh. Inilah kisah selengkapnya. Ibu Ratu Kidul, atau ratu penguasa laut Selatan,mempunyai beragam versi, seperti halnya pandangan luar Jawa,yang mengatakan : " bumi Jawa adalah tanah raja" namun sewaktu ditanya, raja siapa saja yang ada di tanah Jawa, mereka tidak bisa menjawab. Pandangan ini sama halnya dengan ibu Ratu Kidul. Dalam Hakikat yang ada. Ibu Ratu Kidul yang ada melegendaris di seluruh dunia : Ratu Bilqist (Istri Nabi Sulaiman AS) beliau adalah ratu dari semua ratu bangsa Ahlus Simar,turun di zaman Ketauhidan. Ratu Kidul Hizib Azrak. Beliau menguasai Laut Selatan bagian Bagdad dan sekitarnya, beliau juga bagian dari tangan Ratu Bilqist. Ratu Naga Biru Lapis tiga, beliau salah satu ratu dedemit sebelum Walisongo, dan pernah menduduki sebagai penguasa Laut Selatan.Ratu Naga biru salah satu dari guru semua Ratu Pantai Selatan yang ada di pulau Jawa. Dewi Nawang Wulan Nawang Sari. Beliau berdua putri dari Prabu Siliwang,dari Ratu Palaga Iggris (bangsa Ahmar Seleman) yang pada akhirnya ngahyang dan menjadi penguasa Laut Selatan, bagian Jawa Barat dan Cilacap Dewi Nawang Wulan, istri dari Joko Tarub,menguasai bagian laut Selatan Jawa Tengah dan Solo. Siti Fathimah Demak Bintoro, beliau salah satu putri Prabu Siliwangi dari keluarga Demak Bintoro,yang akhirnya ngahyang dan menjadi penguasa laut Selatan bagian Yogyakarta. Dewi Kencono Wungu, istri dari Joko Tingkir,penguasa laut Selatan bagian Wonosobo dan Magelang. Dewi Andini, Putra dari Ibu Ratu Kidul Nawang Wulan bin Prabu Siliwangi,yang menguasai bagian Tasik dan sekitarnya. Nyi Blorong,putri Prabu Siliwangi, dari ratu Seleman,yang menguasai bagian Cilacap dan pulau Penyu (nusa kambangan) Ratu Sejagat Alam dan putrinya,menguasai dari 7 generasi dan paling lama menduduki ratu pantai Selatan,terhitung dari zaman Togog,Adli,Seleman, Lelembut dan baru ngahyang pada zaman Wali Songo. Sedangkan Dewi Lanjar atau Siti Hj.Khodijah binti pangeran Demak Raja Pulasaren,beliau adalah ratu tunggal yang menguasai laut Utara. Dewi lanjar ini pernah menjadi istri dari Mbah Kuwu Cakra Buana, Cirebon, yang menempati pulau Selamaran Pekalongan. Dari semua Ibu Ratu diatas,kita hanya paham satu ibu Ratu kidul,yaitu,era WaliSongo,Dewi Nawang Wulan dan Nyi Blorong. Nah, sekedar ulasan kecil, kami akan ceritakan kronologi perjalanan Ibu Dewi nawang Wulan dan Dewi Lanjar, di era yang sama. Dalam nasab atau sifat keturunan, Allah telah menjadikan dua arah yang saling bersebrangan tapi satu ikatan, yaitu dari Anwas dan Anfus,dari keduanya melahirkan dua jalur yang berbeda : Turun ke para Nabi - Turun ke Sanghyang. Dari nasab Nabi menghadirkan keturunan para Waliyulloh dan dari nasab Sanghyang,menurunkan Para Ahlul Bathin atau kesaktian.Dari perjalanan Ahlul Bathin,Allah menempatkan keturunan Sanghyang ini ke sifat penjaga alam atau disebut Abdul Jumud (bangsa lelembut) Sedangkan dari nasab sampai ke Nabi Allah menciptakan sifat kholifah atau pemimpin umat. Secara ilmu Tauhid,seluruh Bangsa Abdul Jumud,diciptakan sebagai pendamping kekuatan Walisongo,sebab mereka tercipta sebagai hamba Abdul Jumud, dan hanya tunduk terhadap Bangsa Athob. Adapun Abdul jumud disini,terbagi menjadi 2 kelompok, 1. Kelompok Abyad (putih) 2. Kelompok Aswad (hitam) Sama seperti manusia, Baik (lembut) anarkis (jahat) Kisah Ibu Ratu Dewi Nawang Wulan, dalam hidupnya beliau pernah di nikahi oleh beberapa Waliyulloh, diantaranya : Syeikh Abdurrahman atau Pangeran Panjunan, Ki.Gede Plered, Arya Panangsang, Raja Samudra, pangeran Bulakamba, Arya Bengah dan yang terakhir kanjeng Sunan Kali Jaga. Adapun Dewi lanjar,pernah dinikah oleh Raja Mataram, Kiyai Tubagus Ampel, pangeran Samudra, Arya sabakingking dan terakhir Mbah Kuwu Cakra Buanakedua penguasa laut ini masih golongan sanghyang atau abdul jumud (lelembut) lalu bagaimana dengan pandangan orang umum dalam menyikapi mereka yang konon sebagi lambang pesugihan ????? Dalam ilmu tauhid dijelaskan : Bahwa Allah SWT, akan membagi rejekinya di tiga golongan : Para nabi seturunannya/ Manusia.Bangsa Jin dan Lelembut. Dari perjalanan rejeki ini yang diberikan oelh Allah, hanya para lelembutlah yang mampu mengendalikan keuangan. Sebab mereka tercipta sebagi hamba yang selalu memakai aturan.Sedangkan bangsa Nabi, Wali atau Manusia serta bangsa Jin, semuanya lebih memasrahkan hartanya demi agama (perjalanan secara hukum agama) Jadi masuk akal secara pandangan Hukum, bila para abdul jumud, lebih memperkaya dalam hal materi dari pada sifat manusia atau jinsehingga dengan sifat anarkis dan nafsu sahwatnya para mansuia dan jin, mereka yang kurang iman, memohon kepada para abdul jumud.Nah...disini proses terjadinya PESUGIHAN.manusia dan jin, memaksa kehendak, seperti secara lahiriyyah.mereka masuk dalam sifat RENTENIR semakin kita masuk semakin hidup kita hancur. Adapun bangsa Abdul Jumud, tinggal menerima segala apa yang dijanjikan manusia bejat dan tak bermoral. Sudah jelas bahwa Allah SWT, telah membagi rejekinya dengan cara kasbi, tapi ada saja manusia dan jin memakai caranya sedniri dengan wasilah bangsa lainnya, maka secara hukum. SAH para abdul jumud menunutut kita sekian dulu. Inilah susunan Alam,menurut kitab : Bumi,tercipta bagi manusia dan jin,juga lelembut dan ahmar serta bangsa Abdul jumud lainnya. Bumi tercipta 7 lapis astral/hijab dan mempunyai 70 alam yang berbeda sampai ke tingkat alam Kubur. Dan dalam beribadah, hanya manusia,jin,serta bangsa Malaikat yang ibadahnya sama (mengikuti Al-Hadi/Rosululloh SAW) Adapun alam kedua paling atas, disibut bangsa Togog/Siluman Seleman, yang dipimpin oleh Ratu Sejagat atau zaman ini di sebut sebagai era kegelapan. Alam atas ke Tiga disebut Adlun atau Masa akhir, dihuni oleh Naga, dan dipimpin oleh Raja Naga Biru. Alam ini akan menyatu bersama kita / manusia di hari akhir (akan kiamat) Sebab sudah diFirmankan oleh Allah SWT : "Semua mahkluk Qun/naga besar, akan bermunculan seiring zaman akhir mulai terbuka. Alam ke Empat disebut Azrak. alam ini dikepalai oleh istri Nabi Sulaiman AS, yaitu Ratu Bilqist.Alam ke lima disebut Syayatin atau setan.alam ini disebut alam penghancur jin dan manusia. Adapun alam seterusnya di huni oleh bangsa Wali yang sudah wafat maupun belum yaitu, Alam Barry dan alam Thuroby.Alam di atasnya lagi di huni para nabi dan malaikat serta seterusnya". Jadi salah bila kita berfikir, apapun bangsa halus disebut bangsa Jin, sebab masih banyak alam lain yang kita tidak paham. Seperti ucapannya Imam Ibnu Salam : "Sesungguhnya alam yang ada diseluruh alam jagat ini mempunyai 600 alam yang berbeda dan semua terpenghuni dengan mahkluknya dengan sifat berbeda pula.Namun alam yang paling mulia dihadapan Allah,adalah alam manusia/dunia.Sebab alam dunia tempatnya derajat dan alam mulia pula terlahir adanya para Nabi dan Rosululloh SAW". Diposkan oleh alif braja di 00.03 Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Reaksi: Tidak ada komentar: Poskan Komentar Link ke posting ini Buat sebuah Link Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Selamat Datang Di Blog ALIF BRAJA Translate Dikuasakan olehTerjemahkan Arsip Blog ▼ 2012 (1471) ▼ Juni (375) TINGKATAN-TINGKATAN ILMU JALAN MENUJU MA’RIFATULLAH FANA Allah, Tauhid dan Manunggaling Kawula Gusti TEMPAT ROH-ROH DALAM BADAN Wahdatul Wujud AKHLAQ TASAWUF MAKHLUK DAN KHALIK IBARAT FALSAFAH WAYANG SEKEDAR MA'RIFAT Tasawuf dan ilmu hikmah MAKRIFAT, HAKEKAT, TARIKAT, SYARIAT MAKRIFAT SUNAN KALIJAGA KAJIAN MA’RIFAT Perbedaan Wali dan Nabi Tentang Allah s.w.t Ajaran Makrifat Syaikh Siti Jenar KITAB PRIMBON SUNAN BONANG (HET BOEK VAN BONANG) Tasauf dan Ma’rifat makrifat AJARAN DAN PEMIKIRAN SYEKH SITI JENAR AL-HIKAM ALHATIMIYAH (IMAM IBNU ARABI) Rahasia Orang Jawa ilmu sejati menurut Siti Jenar Wahdatul Wujud Konsep Syekh Siti Jenar Merasakan Kematian sebelum... sejatining Ketuhanan Dewa Ruci: Perjalanan Sufi Puisi Sufi: Fana’ Hulul, Ka’bah Qolbu, Makrifa Nyanyian Seorang Pencari Kesejatian. tembang Lir-Ilir KASAMPURNAAN KANJHENG SUNAN KALIJAGA & KI LURAH SE... Nasihat Nabi Khidir A.S Kepada Syaikh Malaya atau ... Kesejatian Sejati Huruf BA’ – Bahr Al Qudra Syi’ir Tanpo Waton .. Gus Dur Hakikat Sastra Jendra Hayuningrat Bismi Alif Makna di balik huruf Hijaiyah Rahasia Syahadat dan Huruf Hanacaraka .. Sembilan jenis roh manusia Misteri KUN Nikmatnya melihat Allah Martabat tujuh Sejarah Mustika Merah Delima Macam-macam Ma'rifat ENAM MACAM SAHADAT Tujuh Maqom Kenaikan Rohani EMPAT PENDEKAR GAIB SUNAN KALIJAGA TINGKATAN WALI ALLAH NAFSU (NAFS/JIWA/DIRI/EGO) RAHASIA MAKRIFATULLAH : KITAB LUBABUB TASAWWUF RAHASIA MAKRIFATULLAH (1) : KITAB KASYF AL-ASRAR HAKIKAT KEMATIAN: TANDA, KETIKA DAN SAAT-SAAT AKHI... LIMA BINTANG CAHAYA TAREQAT NAQSHBANDIYAH MEMPERSEMBAHKAN TUJUH (7) MARTABAT ALAM HATI : PENGERTIAN DAN SIFAT-SIFATNYA HATI SANUBARI DAN HATI NURANI KISAH KOTA MANUSIA, RAJANYA ADALAH ROH MAQAM DAN DERAJAT MANUSIA DI SISI ALLAH KISAH KEROHANIAN SYEIKH ABU YAZID AL BUSTAMI MIKRAJ SYEIKH ABU YAZID AL BUSTAMI “AKU “ : PANDANGAN AHLI SUFI (SIRI 1) ILMU TAUHID: AQAI’DUL IMAN ILMU TAUHID : MENYELAMI SIFAT 20 SAIDINA ABU BAKAR AS SIDDIQ: LIMPAHAN NUR KEROHANI... Sunan Kalijaga Makrifatullah, Satu Penjelasan NASAB WALI SONGONasab WALI SONGO Walisong... MAKRIFAT SUNAN KALIJAGA SIAPA WALI SONGO KH ABDUL WAHID HASYIM Saudara Gaib { Sedulur alus } SUNAN KUDUS (RADEN JA'FAR SODIQ) SUNAN AMPEL (RADEN RAHMAT) SUNAN MURIA (RADEN UMAR SAID) SUNAN DRAJAT (RADEN SYARIFUDIN) SUNAN BONANG (MAKDUM IBRAHIM) SYEIKH MAULANA ISHAQ Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim ) MAULANA SYEIKH JUMADIL KUBRO SUNAN GIRI ( RADEN PAKU / AINUL YAKIN) Syair Abu Nawas Murid-Murid Syekh Siti Jenar Serat Kekiyasaning Pangracutan, karya Sultan Agung... Sadulur Papat Lima Pancer Dinasti Prabu Siliwangi Suluk Padang Bulan RATU ADIL (Jangka Jayabaya) Serat Kekiyasaning Pangracutan, karya Sultan Agung... Beranda Kejawen Tentang Detik Sejarah ... Sejarah Sejarah Tarekat Sufi Syeh Siti Jenar (Manunggaling Kawula Gusti) Sejarah WALISONGO NABI KHIDIR DAN NABI ILYAS HIDUP SAMPAI HARI KIAMA... MEMBEDAH SEJATINYA SABDO PALON Nabi Khidir kepada Sunan Kalijaga Azmatkhan dalam ... Joko Samudro Facebook Platform KEJADIAN ADAM EMPAT GOLONGAN MANUSIA OLEH SYEIKH ABDUL QADIR AL ... PRINSIP THARIQAT NAQSHBANDIYAH DALAM JASAD ADAM ADA S, F, L, S TASAWUF RASULULLAH SAW, PARA SAHABAT DAN AULIA ALL... SEJATINYA GURU SEJATI SALOKA JATI BERDIRINYA MATARAM & HUBUNGAN MISTIS DENGAN RATU K... Hubungan Leluhur & Kembalinya Kejayaan Nusantara ENAM MACAM SAHADAT DIMANAKAH ALLAH? by Empat mazhab Wasiat Nabi Muhammad S.A.W Rasulullah SAW Enam Hal yang Dirahasiakan ALLAH“ALLAH Ta’ala mele... Kajian Islam Menanti Tanda-tanda KekuasaanAllah di Akhir Zaman Ikhlas Matahari Pernah Berhenti Beredar assab'ul-matsani dan empatwali qutub Terkenal DiLangit Tak Terkenaldi Bumi Kitab Sirrul-Asror : Syekh Abd.Qodir Jailany Tuan Guru Turmudzi Badruddin merupakan sahabat Gu... Kyai Hamid Pasuruan Al-qur'an 30 Juz plus MP3 Waliyullah memang Rahasia Allah Pesan Makrifat Nabi Khidir Kepada Nabi Musa Sunan Bungkul (Mbah Bungkul) SURABAYA Ciri-ciri Fisik Nabi Muhammad SAW MUKASYAFAH YANG DIALAMI WALI ALLAH Ajaran Syekh Abdul Qadir Jaelani Syekh Abdul Qadir Al Jailani Al Hallaj - Antara Drama Ilahi dan Tragedi Penying... Gus Miek Bertemu KH. Mas’ud, Pagerwojo Sidoarjo Ulasan Silsilah Genealogys Akbar Ke Berbagai Jalur... Benarkah Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman??? Asal-Usul Syekh Siti Jenar Wali Wanita Tingkatan Wali menurut Kitab Salaf MENGENAL 37 PANGKAT WALI ALLAH Warisan Pusaka Berharga Syaichona Cholil Bangkalan... Kisah Para Tokoh Purwa Jawa Sebelum Zaman Wali Foto Dan Video Di Dalam Ka’bah, Dulu dan Sekarang ... FOTO – FOTO RUMAH BAGINDA NABI MUHAMMAD SAW, SEBEL... Misteri Pengungkap Kerasulan Muhammad SAW Prasasti yang Menyebut Nama Nabi Sebelum Kitab Suc... RATU AULIA SELAPARANG PEMIMPIN WALIYULLAH DALAM SI... Batu Hajar-Aswad Mengenal dan Memahami Hakikat Kitab Marifatullah TAHAPAN-TAHAPAN MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH SWT ... MASUK ISLAM KARENA MUMMY FIR'AUN Perbedaan antara Ilmu dan Ma’rifat Menurut Imam Al... Tasawuf Syekh Siti Jenar Tareqat Naqsabandiyah Penyempurnaan syahadat dengan makrifatullah RUKUN ISLAM, IMAN DAN IHSAN Petunjuk Al-Qur’an Tentang Makhluk Berakal di Luar... Yang Paling Di Dunia Menurut Imam Ghozali Misteri Ratu Pantai Selatan UKTI MUKJIZAT ROSULULLOH "BULAN TERBELAH & MENYA... Serat Pepali karya Ki Ageng Selo IKRAR MANUSIA BERTUHANKAN ALLAH DI ALAM ROH Syech Yusuf Taj al-Makasari ( Rahasia segala hakik... KITAB SIRRUL ASSRAR HIJAB (Tirai Penutup) Misteri Haikal Sulaiman Perjalanan Mencari Yang Haq Pledoi Sufi Tempat Turunnya Nabi Isa AS dan Tujuh Ciri Kedatan... Sifat Dua Puluh (20) Prabu Siliwangi Sunan Bonang : Syahadat Tingkatan Sabar Bagi Kaum Sufi Negeri “Khurasan” Tempat Keluarnya Dajjal SISI BATIN AL-QUR’AN Akhir Kehidupan Khalifah Umar Al Khattab MUKASYAFAH MAULANA MALIK IBRAHIM WALI YG MASIH MISTERIUS RIWA... PERTEMUAN TOKOH SUFI DENGAN NABI KHIDIR Kitab Kimyatus-saadah : Imam Ghozaly RA Kisah Takhayul Dibalik Munculnya Shalawat Nariyah Fakta Mukjizat Nabi Musa Misteri Batu Hajar Aswad Apakah Seorang Wali Dapat Mengetahui Kewalian Diri... Dibalik Ajaran Ma'rifat Al-Iman Syaikh Siti jenar Istilah Sufi Ladunni Seorang Wali Yang Dituduh Mencuri Misteri Lokasi Harta "Qorun" Tujuh Langit, Tujuh Malaikat Penjaga, dan Tujuh Am... Keajaiban Dan Rahasia Angka 4 SEPULUH HEWAN YANG MASUK SURGA Muhammad/HAMDA/HIMADA. seorang Nabi yang di janjik... membuka tirai antara hamba dengan Allah PUSAKA KALIMASADHA DAN CHUNDAMANI Sinopsis Syeikh Abdul Qodir Jaelani Makam Sunan Gunung Jati Pohon Ma’rifat MUJAHADAH Raihlah makrifat Zuhud Imam Syafi’i Apa Itu Huwa La Huwa? Tokoh Sufi Makna Spiritual Isra' Mikraj HIKMAH Isra' Mikraj Mujahidah Makna Al-Qalam Alam Jabarut Alam Mitsal Pengetahuan tentang Akhirat Pengetahuan tentang Tuhan Prinsip Dasar dan Ajaran Tarekat Naqsyabandiyah Tasawuf Sukma Nurani dan Sukma Dzulmani Kupas Tuntas Surah Al-fateha I S L A M SYAHADAT aku Alam Pada Zahirnya Dan Batinnya Warid Dan Nur Ilahi DZIKIRNYA ALAM SEMESTA Fitnah Dunia Pengertian Hidup menurut Al Qur'an Dua Kalimat Shadat / Syahadatain 6 Perkara yang di Sembunyikan Allah Roh & Allah Riwayat Penciptaan Nabi Adam as Nabi Uzair AS dan Seekor Kaldai Kisah Nabiyullah Yunus AS dalam Syiar Iman Tingkat Ilmu Keagamaan Dalam ISLAM Perjalanan Para Nabi Penjelasan Wejangan Serat Wirid Hidayat Jati Hakekat Rukun Islam Menurut Syekh Siti Jenar Hakekat Ma’rifat Menurut Walisongo Dan Syekh Siti ... Saudara Gaib { Sedulur alus } Ajaran Syekh Siti Jenar TUNGGAL RASA KAWULA GUSTI Sedulur Papat Antara Kejawen dan Islam Mencari Hakekat Belajar Mengenal Diri Dari Serat Asmaralaya Syekh Siti jenar Versi Damar Shashangka TUJUH TINGKATAN ZIKIR HAKIKAT BISMILLAH DI TIAP HURUF BABAD TANAH JAWA,Syekh Subakir RIWAYAT SUNAN KALIJAGA ( BABAD TANAH JAWA ) Serat Sabdo Palon, Penguasa Ghaib Tanah Jawa (mist... Wihdatul Wujud dalam Pandangan Ahlus Sunnah wal Ja... RAHASIA MAKRIFATULLAH (5) : KITAB ARWAH TO'KU PALO... RAHASIA MAKRIFATULLAH (1) : KITAB KASYF AL-ASRAR RAHSIA MAKRIFATULLAH KE 11 : RISALAH TUAN GURU AL ... RAHASIA MAKRIFATULLAH (4) : KITAB AL MUNTAHI RAHASIA MAKRIFATULLAH (3): KITAB SIRRUL ASSRAR RAHASIA MAKRIFATULLAH (2) : KITAB LUBABUB TASAWWUF... RAHASIA MAKRIFATULLAH (6) : KITAB RISALAH TASAWWUF... RAHASIA MAKRIFATULLAH KE 7 : KITAB HIKAM AL HADDAD... RAHASIA MAKRIFATULLAH KE 10 : PETIKAN DARI KITAB I... RAHASIA MAKRIFATULLAH KE 13 : KITAB ILMU MAKRIFAT ... RAHASIA MAKRIFATULLAH KE 8 : Risalah Musamah bil Q... RAHASIA MAKRIFATULLAH KE 9 : KITAB AL RISALATUL LI... RAHASIA MAKRIFATULLAH KE 12 : KITAB 10 WASIAT IBN ... RENUNGKAN....HAKIKAT ALIFF IALAH FASAL PERTAMA: FUTUHAT AN-NAJHAH: BA (ﺏ) FASAL KEDUA FUTUHAT AN-NAJHAH: BISMI (ﺑِﺴْﻢِ) FASAL KETIGA:FUTUHAT AN-NAJHAH: AL-ISMU ( ﺍﻹِﺳْﻢُ ... FASAL KEEMPAT:FUTUHAT AN-NAJHAH: ALLAH (ٱلله) FASAL KELIMA:FUTUHAT AN-NAJHAH: BISMILLAH (ﺑﺴﻢ ﷲ) FASAL KEENAM:FUTUHAT AN-NAJHAH: AR-RAHMAN AR-RAHIM... FASAL KETUJUH:FUTUHAT AN-NAJHAH: BISMILLAHIR-RAHMA... FASAL AKHIR : FUTUHAT AN-NAJHAH KITAB TERKENAL ”ANA AL HAQ” MARTIR PERTAMA DALAM TASAWWUF: AL HALLAJ TARIQAT NAQSHBANDIYAH DAERAH IMKAN, ALAM AMAR, ALAM KHALAQ SEPULUH LATIFAH INSAN KEJADIAN ADAM WILAYAT PENEMPUH SANG SUFI WAHDATUL WUJUD JEJAK WAHDATUL WUJUD: DARI AL HALLAJ HINGGA SYEIKH... MUHASABAH MUKASYAFAH YANG DIALAMI WALI ALLAH ISTILAH-ISTILAH SUFI, TASAWWUF DAN TAREQAT NAQSYAB... RAHASIA AL QURAN NUR MUHAMMAD DAN MUHAMMAD SAW Hubungan Hati, Mata Hati dan Nur Ilahi Sungai Eufrat TASAWUF DAN LADUNI KITAB FUTUH AL-GHAIB Bay'at Nur Muhammad Warak Kitab Futuhal Ghaib, Syeikh Abdul Qadir Jailani Al Hikam Alam Sufistik Kitab Kimyatusy- Sya'adah - Imam Al-Ghazali Kitab Mafahim Yajibu An Tushohhah Kitab Sirrul Assrar-Syeikh Abdul Qadir Jailani Sejarah Madzhab NUR ALLAH Terjemahan Maulid Adl-Dliyaul Lami’ Maqam Orang Menangis Ruh Tauhid dan Marifatullah Perbedaan Ilmu dan Ma'rifah : Imam Al Gazali Haqiqat Fana Makam WaliAllah di Jakarta,Indonesia Makam Para Nabi Maqam Wali Allah di Pakistan The Beutifull of Hadramaut The Naqshbandi Eastern World Tour 2001 Makam Syeikh Abdul Qadir Jailani Kajian Kitab Al Ihya Ulumuddin Mengenang sang sufi nusantara Wali dan Kewalian Tarian Rumi Conversation with God WIRA’I Sebait Puisi Rumi Tentang Ana'l Haqq Syahadat sejak Nabi pertama Penduduk langit MAQAM DAN AHWAL(HAL) DALAM TASAWWUF MEMAHAMI TAUHID 36 KUMPULAN WALI YANG DIAKUI ALLAH FUTUHAT AN-NAJHAH LUBUK KITAB JILA ’AL-KHATIR SHAIKH ABD QADIR AL JI... PENYAKIT NAFSU DAN PENAWARNYA KITAB KASHF AL MAHJUB (AL HUJWIRI) MISTERI TABUT NABI MUSA IBU SEGALA ILMU AD-DAJJAL PERISTIWA KETIKA MENGURUS JENAZAH RASULULLAH SAW 20 KUNCI KEHIDUPAN RAHASIA & MANFAAT AUTOPSI KEMATIAN PEMIMPIN AGUNG SEJARAH AYAT KURSI Agama Sebelum Rasulullah Diutus 4 Nabi Yang Masih Hidup Orang yang Dapat mengkiamatkan Dunia Makna Nabi Muhammad saw. Sebagai Penutup Para Nabi... Ismullahil A’zhom nama Allah ke 100 MAKNA HANACARAKA Sang Kebenaran Sejati SIAPA SEBENARNYA IBU RATU KIDUL LANGIT, KURSI, ARASY Kematian Pada Hari Kiamat Kubra AL QUR'AN KITAB YANG MENDAHULUI JAMAN Makrifat, Sifat-sifat Dan Hakikatnya Kitab Ta'limul Muta'alim PASAL 1 Kitab Ta'limul Muta'alim PASAL 2 Kitab Ta'limul Muta'alim PASAL 3 Kitab Ta'limul Muta'alim PASAL 4 Kitab Ta'limul Muta'alim PASAL 5 Ta’limul Muta’alim PASAL 6 TA'LIMUL MUTA'ALIM PASAL 7 KITAB TA'LIMUL MUTA'ALIM PASAL 8 & PASAL 9 KITAB TA'LIMUL MUTA'ALIM PASAL 10 & PASAL 11 TA'LIMUL MUTA'ALIM PASAL 12 12 Imam Setelah Rasulullah Saaw Dalam Riwayat Ahlu... Keagungan-Kekuasaan Allah Ta’ala SYAFA‘AT Suluk Wujil Sunan Bonang Suhuf Musa AS. Ka’bah Wali Allah Menurut Hakim At-Tirmidzi Pendapat Tentang Hakekat Ekstase TEKA-TEKI Al-Ghazali Surat-Surat Sufi Muroqobah Fokus pada Allah Ruh Yang Tidak Binasa Kualitas Wali Itu Bertingkat-tingkat Ibnu Araby Tentang Khatamul Auliya' Cahaya Ditengah Kegelapan Salah Faham terhadap Dunia Sufi (1) Salah Faham terhadap Dunia Sufi (2) KUPAS-TUNTAS Tarekat Naqsyabandiyah Hilangnya pusaka dan warisan Islam yang masih ters... Pintu-Pintu Masuknya Syetan LAILATUL KADAR Al Urwah Al Wutsqa ► Juli (475) ► Agustus (205) ► September (201) ► Oktober (207) ► November (8) ► 2013 (91) KETUHANAN Hubungan MANUSIA & TUHAN Temukan kami di Google+ Mengenai Saya alif braja Tidak ada yang nyata kecuali Allah, la hayyun, la samiun, la bashirun, la muridun, la kadirun, la mutakallimun, la ilmun, .. BILL HAQQI ILLALLAH. Lihat profil lengkapku Element By ALIF BRAJA Your browser does not support frame. Kirim SMS Gratis FeedBurner FeedCount My Headlines KETUHANAN DUNIA ITU GELAP ( ADDUNYA DZULMATUN ) 4/23/2013 أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله حدثني محمد بن إدريس ، نا عبدة… Pembagian nyawa & Arti Sukma 4/23/2013 أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله Pembagian nyawa والروح ثلاثة اضرب اولها سلطانية… Kebebasan Berakidah 4/23/2013 أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله Mengapa dalam agama Islam, orang murtad harus… Kenapa Iblis (setan) diciptakan dari api? 4/23/2013 أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله Allah Swt, Maha Bijaksana atas segala sesuatu… Mengapa kita harus menerima Islam? 4/23/2013 أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله Redaksi kata “i-s-lâ-m” derivatnya dari bab if’âl… maksud dengan orang-orang Majusi 4/22/2013 أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله Sebelum kedatangan Zoroaster yaitu sebelum masa kekuasaan… Pertanyaan "kiamat yang akan terjadi adalah kiamat jasmani atau ruhani"? 4/22/2013 أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله Apa yang pasti dan niscaya adalah bahwa… jawaban yang dapat disodorkan atas syubha yang menyatakan bahwa “Apabila Tuhan itu memang ada maka seluruh manusia akan beriman kepada-Nya?” 4/22/2013 أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله Keyakinan kita tentang keberadaan Tuhan (apakah itu… Pembukti'an hikmah Tuhan 4/22/2013 أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله Kiranya kita harus mencermati bahwa memiliki makrifat… Umar Menghukum Abu Hurairah karena merekayasa hadist 4/22/2013 أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله Bukhari, Muslim, Dzahabi, Imam Abu Ja’far Iskafi,… Halaman Beranda VIDEO Syiah Membuat Ka_bah Sendiri Di IRAK kajian AL HIKAM KITAB Afdhal Al Shalawat ala Sayyid Al Saadah KITAB Kaifiyyah Al Wushul li ru'yah Al Rasul KITAB Download Dalail Khayrat Hadist Sohih ALAM SEMESTA & KETUHANAN Makkah & Madinah Live TV Fish Summaries and Short Reviews Feedjit Subscribe in a reader View My Stats Kajang Selamat Datang ! Terima kasih Atas Kunjungan Anda Total Tayangan Halaman 1,388,124 BlogCatalog 1. islam 2. islam 3. islam 4. islam 5. islam 6. aswaja 7. agama islam 8. Aksara Firdaus 9. ana minal muslimin 10. Jalan Kesucian Submit your link: Link Title: Email Address: (not displayed) URL: Accepted links may take a few minutes to appear. Entri Populer BABAD TANAH JAWA,Syekh Subakir أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله Syekh Subakir, Babad Tanah Jawa Syekh Subakir, sangat berjasa dalam menumbali... Shalat lima waktu menurut Syekh Siti Jenar أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله TIGA PULUH TUJUH �Shalat lima kali sehari, puji dan dzikir itu adalah kebijaksanaa... Misteri Ratu Pantai Selatan Misteri Ratu Pantai Selatan Kanjeng Ratu Kidul Di suatu masa, hiduplah seorang putri cantik bernama Kadita. Karena kecantikannya,... Sholat dalam pandangan Ilmu Hakekat أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله “ Sholat dalam pandangan Ilmu Hakekat “ . Pandangan Hakekat : Sholat buka... Ajaran Syekh Abdul Qadir Jaelani Ajaran Syekh Abdul Qadir Jaelani Sam’ani berkata, ” Syeikh Abdul Qadir Al Jailani adalah penduduk kota Jailan. Ia seor... NABI KHIDIR DAN NABI ILYAS HIDUP SAMPAI HARI KIAMAT D i dalam kitab “Al-Asror Rabbaniyyah wal Fuyudhatur Rahmaniyyah” karya Syeikh Ahmad Shawi Al-Maliki halaman 5 diterangkan yang artinya... Nabi Khidir kepada Sunan Kalijaga Azmatkhan dalam Suluk Linglung Sunan Kalijaga kutipan ajaran Nabi Khidir kepada Sunan Kalijaga Azmatkhan dalam Suluk Linglung Sunan Kalijaga ... Benda Peninggalan Nabi Muhammad SAW أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله Benda Peninggalan Nabi Muhammad SAW Bila kita berjauh jarak dengan sang terkasih Mu... KITAB PRIMBON SUNAN BONANG (HET BOEK VAN BONANG) da dua sumber yang layak dipercaya sebagai bahan rujukan tentang bagaimana ajaran, wejangan, madrasah, madzhab, serta aliran pemikiran a... MISTERI TABUT NABI MUSA & Raja Fir'aun (Pharaoh) أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله “ Sesungguhnya tanda ia akan menjadi raja ialah kembalinya Tabut kepadamu, di dal... Yahoo [1,279] Ask Search [1,160] hakekat Sholat - Sea... [516] Google [501] Web Search [481] 1 ciri waliyulloh - ... [385] draft.blogger.com [332] hakikat tauhid group... [269] fiqih tasawuf syaikh... [187] arti bacaan dalam sh... [181] 5,291
 KETUHANAN Headline Animator ↑ Grab this Headline Animator TUHAN & MANUSIA NASAB NABI MUHAMMAD SAW - Wednesday, April 24, 2013 - alifbraja makna dari ayat berikut, “Tuhan akan memberikan hidayah kepada siapapun yang Dia kehendaki dan akan menyesatkan siapapun yang Dia kehendaki”? - Tuesday, April 23, 2013 - alifbraja Mengapa Tuhan tidak menggunakan mukjizat untuk mencegah terbunuhnya Imam Husain As? - Tuesday, April 23, 2013 - alifbraja kisah tentang dicabutnya panah dari kaki Imam Ali As pada waktu salat itu - Tuesday, April 23, 2013 - alifbraja shalawat akan melambungkan derajat dan kedudukan Rasulullah Saw? - Tuesday, April 23, 2013 - alifbraja Pengikut AlifBrajas

CARA MENGENA JATI DIRI


K O N S E P ATAU CARA M E N G E N A L D I R I S E N D I R I (GURU SEJATI ATAU SEJATINE GURU)


Assalamualaikum wr wb.
Salam Pamuji Rahayu Ki Wong alus selaku pengasuh blog ini. ijinkanlah kaulo berbagi sedikit karunia allah berupa K O N S E P ATAU CARA
M E N G E N A L D I R I S E N D I R I (GURU SEJATI ATAU SEJATINE GURU) yang insya allah akan sangat berguna apa bila mau memahaminya.
Mongo sedulur-sedulur semua kita merenung sejenak siapa diri sendiri untuk mengenal diri kita , dalam keheningan ,mendel ening, “niat ingsun mendel ening nyuwun kamurahane gusti kang moho kuwoso”
Pengetahuan Umumnya.
Bahwa “ manusia sadar “ adalah manusia yang mengetahui akan sifat dan watak pribadi masing-masing. Segala sesuatu yang berkenan atau tidak dihatinya, haruslah dimengerti dan dikendalikan cara-cara ekspresinya. Hal ini sangat penting untuk menempatkan diri kita sesuai dengan harkat manusia yang kita miliki ;
Terutama didalam pergaulan bermasyarakat.Satu hal yang sangat perlu dikemukakan, yakni :
Apabila suatu saat kita tidak setuju pendapat orang lain ataupun tidak menyukai pribadi orang lain, tindakan kita haruslah “diam” tanpa menaruh rasa negatif dalam diri kita.
Hal ini kita lakukan agar supaya tidak terdapat produk-produk negatif dalam diri kita.Sikap diamini bukan sikap apatis, tetapi tetap dalam sikap waspada.
Pertama kita tidak seharusnya menilai pendapat / kemampuan orang lain, kecuali diminta.
Kedua mempersiapkan diri dengan berbagai kemampuan yang kita miliki, digunakan bila perlu.Lain halnya bila seseorang tidak mengenal sifat dan watak diri sendiri, tentu akan sulit untuk mengenal diri orang lain. Dengan demikian akan terjadi silang pendapat tajam, apabila orang yang hanya berkemampuan demikian mengeluarkan pendapat.
Untuk itulah sehubungan dengan tugas dan kewajiban kita “ Menghayu Hayunig Bawono “, kita utamakan “ mengenal diri sendiri “ sebelum melangkah mengomentari pendapat orang lain. ( Ingat : Apabila kita belum menguasai diri kita, berakibat kita akan lebih tidak menguasai diri orang lain, termasuk latar belakang dari pendapat orang lain tersebut ).Sengaja disajikan informasi dalam bentuk global, dimana masih harus dilakukan penelitian untuk “ detail operation “ – nya.Informasi ini dilontarkan, agar menjadi bahan kajian kita bersama, berupa “ Konsep mengenal diri – sendiri “ yang terdiri dari :
I.A P A menyangkut pengertiannya ).
II.B A G A I M A N A ( menyangkut metode pencapaian ).
III. K E M A N A ( menyangkut sasaran ).
I. A P A ( Pengertian )
Manusia terdiri dari dua bagian : jiwa dan raga.Raga sebagai tempat ( wadah bhs Jawa ) dan isinya adalah jiwa.Kita harus mengenal kelemahan dan kemampuan / kelebihan dari bentuk luar yang dipengaruhi oleh Pancaindera, dimana pusat informasi adalah pada susunan saraf terbesar yakni : OTAK ( Cipta ) dan juga pada susunan saraf kedua, yakni : SUMSUM TULANG BELAKANG ( Karsa ).
Kelemahan dan kelebihan dari bentuk yang lebih kedalam dimana pusat informasi
adalah : HATI ( Rasa ) dan akan didukung pusat informasi yang lain, yakni : JANTUNG.Pusat-pusat informasi tersebut harus kita kuasai dengan baik ( ATUL, bhs. Jawa ), agar mencapai sasaran yang kita inginkan ( siapa kita, bagaimana kita dan kemana kita ).( Dengan mengenal semua instrumen yang ada pada diri kita sebaik-baiknya dengan segala aspeknya, maka kita akan mengenal diri kita ( Bandingkan dengan konstruksi pada mesin mobil, misalnya ).
II. B A G A I M A N A ( methode pencapaian )
Dengan memperhatikan bagian luar dan bagian dalam pada diri manusia, kita akan
( baca : harus ) mampu mengelolanya ; dalam arti : selalu dilakukan monitoring
terhadap perangkat yang bersangkutan.Harus diingat, bahwa fungsi perangkat tersebut setiap saat mengalami pasang-surut. Inilah gunanya pengelolaan dan monitoring secara berkesinambungan, agar kita selalu dalam kesiapsiagaan ( WASPADA ).Bentuk luar dikendalikan terutama oleh fungsi OTAK ( CIPTA ).
Cipta harus dilatih semaksimal mungkin secara konstruktif, agar produksinya sesuai kebutuhan.Penataan hidup sehari-hari secara konstruktif dan produktif, merupakan cara terbaik untuk berlatih. Kita harus disiplin melaksanakan jadwal dari hari kehari tanpa dipengaruhi oleh orang lain. Didalam perjalanannya kita harus meluangkan waktu untuk KOREKSI dan EVALUASI. Sikap kedua adalah melatih CIPTA dengan sikap KONSENTRASI. Hal ini harus dilakukan secara teratur, sehingga kita “ mapan “ dalam mengakumulasi suatu masalah sampai dengan pemecahannya.Untuk melatih bentuk dalam agar produksinya konstruktif dapat dilakukan banyak cara yang intinya selalu menjaga agar kondisi fluktuasi dari HATI ( rasa ) dan JANTUNG tidak mencapai tingkat “ bergejolak “ ; harus mampu dikendalikan. Didalam pergaulan sehari-hari harus mampu menghilangkan sifat-sifat : sombong, takabur, benci dan dendam ( termasuk : dahwen, meren, srehi, drengki ataupun jahil dan methakil ).Untuk melatih langsung RASA ( HATI ) ada dua tahap, yakni SIKAP MEDITASI
( kombinasi CIPTA dan RASA ) dan SIKAP SAMADHI ATAU MANEKUNG.
III. K E M A N A ( Sasaran )
Hampir setiap manusia mampu mengucapkan istilah diri-sendiri dan juga diri-
pribadi. Akan tetapi mereka sebtulnya mengalami kesulitan dalam pengertian yang
hakiki ( misalnya untuk memberikan pengertian / definisinya ). Inilah sumber
permasalahannya.Perlu diketahui dan dimengerti, bahwa bentuk sasaran adalah merupakan tugas dan kewajiban kita bersama dalam rangka pengabdian kita kepada Tuhan, Alam dan Manusia.Sasarannya adalah : setelah mengenal diri-sendiri kita akan mampu mengenal diri-pribadi, yang pada akhirnya kita akan mengenal KEAKHBARAN ALLAH ; untuk selanjutnya menjadi makhluk Allah yang “ KINASIH “ oleh-Nya.
Amien.
( Komunikasi internal / extenal terjadi setelah muncul “ diri pribadi “ atau guru sejati atau sejatine guru) maune ora ono dadi tumekane ono, nanging sing ono ora weruh marang sing ono artinya sak karepmu )
Demikian yang bisa kaulo sampekan, semoga K O N S E P ATAU CARA
M E N G E N A L D I R I S E N D I R I (GURU SEJATI ATAU SEJATINE GURU) yang saya wedarkan bisa memberikan manfaat dan kemaslahatan bagi sesama yang membutuhkan amin ya robbal alamin,,,s

AJIAN PAPAT KALIMA PANCER


SEDULUR PAPAT KALIMA PANCER

Berbicara tentang pengertian dan konsep Sedulur Papat Kalima Pancer adalah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dalam diri manusia, maka di Gantharwa sendiri juga mengajarkan hal ini. Secara lengkap tentunya tidak bisa diterangkan secara detail kata demi kata. Pada prinsipnya Manusia Jawa yang sejati (Kwalitas) atau setiap manusia mempunyai cita-cita yang utama yaitu Manunggaling Kawula Lan Gusti, walaupun kadang dalam bahasa yang berbeda. Untuk mencapai cita-citanya tersebut, manusia harus kembali ke asalnya (sebagai pribadi penciptaan awal) atau menjadi manusia seutuhnya, bagaimana manusia menuju menjadi manusia seutuhnya, manusia harus menjadi AJI SAKA. Aji Saka maknanya adalah kaweruh/kesadaran dalam menghargai secara maksimal dengan berperanan utama. (Atau menjadi Raja yang Beperanan Utama). (konsep Aji Saka akan ada materinya. Red).Untuk menjadi Aji Saka, Jawa memiliki dasar, dasar dari Jawa adalah KALIMASADA, atau dalam pewayangan dikatakan, seorang manusia tidak akan mati jika telah memengang Jamus Kalimasada, seperti cerita pewayangan adalah SAMIAJI atau YIDISTIRA, begitu sucinya diceritakan, sehingga darahnya juga putih.Maka Kalimasada banyak sekali menjadi perebutan dan untuk mengerti dan tahu tentang Kalimasada banyak sekali yang telah mencari kemana-mana, bahkan saling berebut dan terjadi perang. Bahkan jaman sekarang pun banyak yang telah salah mentafsirkan Kalimasada, bahkan cenderung ngawur. Kalimasada bisa diartikan juga sebagai Pancasilanya Jawa, karena merupakan dasar untuk semuanya.   Untuk menjelaskan Kalimasada secara tepat maka jawa telah membuat penjelasan yang lebih sederhana atau dibuat semacam miniatur Kalimasada, yaitu SEDULUR PAPAT KALIMA PANCER . Atau bahasa sederhananya adalah Kalimasada mewujudkan diri yang lebih bisa dimengerti manusia menjadi Sedulur Papat Kalima Pancer. Lambang dari Sedulur Papat Kalima Pancer sendiri adalah dalam cerita Bagawa Gita, Arjuna menbawa kereta perang yang ditarik oleh 4 kuda dengan masing-masing membawa sifat warna adalah Hitam, Coklat (Merah), Biru, Putih. Keempat kuda itulah yang di sebut dengan Sedulur Papat, sedangkan Pancernya adalah Arjuna. Namun Sedulur Papat Kalima Pancer tidak hanya unsurnya demikian, masih ada satu unsur, yaitu di samping atas Arjuna adalah Krishna. Krishna inilah yang dilambangkan bahwa Roh (Pancer) kita bersifat Ilahi (Gusti Allah). Maka kalau manusia ingin mencapai cita-citanya, manusia (Pancernya adalah Roh Kita yang bersifat ilahi) harus bekerjasama dengan Sedulur Papatnya dan konsultannya manusia adalah Gusti Allah (memakai pengertian Gusti Allah). Barulah manusia bisa lengkap sampai pada cita-citanya yang sempurna. Banyak dari para pelaku mistikus ingin bisa ketemu dengan Sedulur papatnya, karena ingin sekali untuk ketemu, maka hal yang sering terjadi adalah sering terjadi suatu penyesatan oleh pihak yang memanfaatkan kelemahan dari salah megerti, dan juga kesalahan, atau hayalan dan imaginasi belaka.  Adapun penjelasan dan arti dari Sedulur Papat Kilama Pancer adalah dari Sedulur yang memiliki sifat warna adalah hitam adalah melambangkan sifat KEKUATAN, coklat ibaratnya adalah seperti merah yaitu melambangkan sifat SEMANGAT, biru adalah melambangkan sifat KECERDIKAN, putih adalah melambangkan sifat KESUCIAN. Inilah merupakan sifat dan ciri manusia sejati, yaitu memiliki KEKUATAN, SEMANGAT, KECERDIKAN, KESUCIAN. Dan dikontorl oleh Roh Kita yang sejati (Pancer). Atau Sedulur Papat harus bersatu/manunggal dengan roh kita yang bersifat ilahi, baru dapat berhasil mencapai kemanunggalan dengan Gusti Allah.Sama halnya dengan Arjuna kalau tidak bisa kontrol ke 4 kuda dia akan kalah dalam perang dan bagi manusia kalau tidak bisa kontrol ke 4 sifat/saudaranya dia akan kalah, tidak akan pernah samapi pada cita-citanya. Jika sudah bisa kontrol 4 kuda, Arjuna harus senantiasa seiya sekata dengan Krishna agar selamat sampai akhir perang. Kalau manusia mau selamat, Roh yang sejatinya harus senantiasa memakai pengertian / Kaweruh Gusti Allah.Dan jika ada yang katanya bertemu dengan ke empat sedulurnya, itu merupakan perwujudan saja atau personifikasi dari keempat sifat diri manusia saja. Namun banyak yang menganggap ketemu dengan Roh atau pribadi lain diluar dirinya, yang merupakan empat saudara kita yang mengikuti selama hidup, padahal tidaklah demikian. Pengalaman saya ketemu dengan keempat sedulur adalah keempatnya seperti kita sendiri, wajahnya seperti kita masing-masing, wujud badannya lebih kecil dari badan kita, dan mereka memiliki sifat yang disebut diatas, saat-saat mereka muncul adalah saat kita memasuki meditasi dengan kita telah mengalahkan fisik yang mana kita tidak terpengaruh akan keletihan, kesakitan fisik, atau telah melewati ketahanan fisik kita sendiri. Namun sekali lagi, Sedulur Papat bukanlah Roh (Pribadi) seperti Pancer kita adalah pribadi atau Roh Sejati, mereka hanyalah perwujudan saja.  Inilah sedikit bisa saya sharingkan berhubungan banyaknya pertanyaan mengenai Sedulur Papat Kalima Pancer, ini adalah pemahaman ajaran Jawa yang sangat dalam, memang kelihatan sederhana tapi kalau tidak ada tuntunan banyak yang salah kaprah. Karena telah banyak orang yang tidak mengerti ini dan banyak yang tersesatkan karena ini. Inilah sedikit bagian kecil saja mengenai Sedulur Papapt Kalima Pancer.  
Salam Ganjel